Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Binsar Laporkan Kepala UP Parkir ke Gubernur

Binsar Siagian Ketua DPP IPJI bidang OKK
JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Besok, Kepala Unit Pelaksana (UP) Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhamnad Faisol akan dilaporkan ke Gubernur Anies Baswedan. Demikian ditegaskan Binsar Siagian Ketua DPP IPJI bidang OKK, Rabu malam  (23/10/19) di Caffe Betawi, Jakarta           

"Surat pengaduannya sudah disiapkan. Besok akan disampaikan langsung ke gubernur", tandas Binsar                                                                 
Faisol diadukan karena dinilai diskriminatif dan koncoisme dalam sosialisasi berbagai regulasi Pergub tentang perparkiran. Sebagai Kepala UP Parkir  dianggap tak memahami tupoksinya.                                             
 
Sebagai penanggung jawab masalah perparkiran di Ibukota, sudah selayaknya Faisol mengayomi semua pemangku kepentingan perparkiran. Apalagi menyangkut regulasi gubernur Anies yang harus diketahui banyak pihak.                           

Kepala Unit Pelaksana (UP) Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhamnad Faisol

Sebelumnya Faisol berencana membuat hajat  mengumpulan para pengelola parkir yang menjadi kroninya. Dibalut sosialisasi Pergub 98/2019 tentang pelaporan data transaksi usaha wajib pajak secara elektronik. Sosialisasi Pergub 102/2013 pasal 20 tentang tempat khusus, serta sosialisasi pengelolaan parkir secara mainless dan non tunai.     
"Temanya sangat bangus, tapi kenapa hanya perusahaan tertentu yang diundang", ujar Binsar Siagian                                       
Dia menduga ada agenda lain dibalik acara tersebut.             

Dan di media ini mencatat, dari sekian ratus lokasi parkir yang dipihak ketigakan pihak UP Parkir Dishub, beberapa diantranya habis masa kontraknya sejak Juni lalu. Dan diduga diperpanjang atau menunjuk pihak ketiga lainnya tanpa proses tender.                                                   
"Dia diduga mengumpulkan kroninya semasa di UP Terminal, rame-rame jadi rekanan UP Parkir", pungkas Binsar (tim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama