TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Asyik Main HP Di Rel, Elisma Wati Ditabrak Kereta Api Babaranjang


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Seorang perempuan tetabrak kereta api di
KM 359+8/9 Rel Kereta Api Stasiun Tanjung Terang Desa Tanjung Terang Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim, Kamis (09/01/2020).

Korban bernama Elisma Wati Binti Sukiman (29 tahun), warga Dusun II, Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim mengalami luka robek di dahi, luka robek di kepala bagian sebelah kanan, luka lebam di pinggang sebelah kanan, jari jempol sebelah kanan, luka lecet di paha bagian sebelah kiri sehingga meninggal dunia .

Saksi peristuwa nahas ini adalah Rosida Binti Ali (55 tahu,  warga Dusun II, Desa Tanjung Terang Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim dan Puspa Yani Binti Sailan (39 tahun)  yang juga warga Dusun II Desa Tanjung Terang Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim.

Sedangkan kereta api Babaranjang yang menabrak korban dengan no. 3058 dengan Masinis Wawan (28 tahun), warga Palembang.

Kapolsek Gunung Megang AKL Feryanto SH nenuturkan, peristiwa tersebut bermula ketika Rosida dan Puspa Yani sedang duduk di depan rumah dan melihat korban sedang duduk di rel sambil memainkan HP.

Tidak lama kemudian melintas  Kereta Api Babaranjang Dengan No 3058 dari arah Muara enim menuju Prabumulih. Saat itu Puspa Yani berteriak jika ada kereta api kemudian korban berdiri dan kereta api tersebut langsung menyenggol tubuh korban bagian samping sebelah kiri.

Setelah itu saksi langsung memberitahu hal tersebut kepada Kepala Stasiun Tanjung Terang  Sukanto.

"Lalu koban tersebut langsung dibawa ke rumah dakit," ungkap Kapolsek Gunung Megang AKP Feryanto SH. (Agus v)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama