// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Pembicaraan Israel-Lebanon akan dimulai pukul 11 ​​pagi di Washington, DC


Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh dan Duta Besar Israel Yechiel Leiter dijadwalkan bertemu di Washington, DC, pukul 11 ​​pagi waktu setempat (15:00 GMT) untuk memulai pembicaraan langsung yang jarang terjadi, menurut jadwal yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri AS.

Lanjut...

Jatah Beras ASN Lamongan Seperti Menir Berkualitas Rendah


LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Jatah beras untuk ASN di Lamongan ternyata menjadi pergunjingan menyusul jeleknya mutu beras setelah dibuka dari sak nya.
Informasi yang diperoleh wartamerdeka.info, kualitas beras jatah untuk ASN di Lamongan, tidak seperti biasanya, kondisi beras lembut (pecah pecah seperti menir), dan sudah pasti kalau di masak akan seperti bubur.

"Beras jatah ASN belakangan sangat tidak layak, saya tidak tahu ini, memang stoknya menipis atau disengaja atau memang tidak di kontrol," ujar salah seorang ASN di Lamongan yang tidak mau disebut namanya.

Menurut dia, jika mutu beras sangat kurang layak seperti ini, mau tidak mau ASN harus belanja beras diluar jatah sehingga jelas akan menambah budget untuk kebutuhan keluarga.

Sejumlah ASN dimintai konfirmasi juga menyebut hal senada. Hanya mereka, karena kuatir dianggap tidak loyal, meminta namanya tidak disebut.

"Iya, keadaan beras seperti yang ada di foto itu, sangat kurang layak," tambah ASN lain di salah satu kantor OPD pemkab Lamongan.

Kabag Humas Pemkab Lamongan, Arif Bachtiar di hubungi, menyebut kalau pengadaan beras untuk ASN menjadi bagian dari PD Aneka Jaya.

"Coba konfirmasi ke PD Aneka Jaya, saja," ujar Arif.

Direktur PD Aneka Jaya, Hani Fatria dikonfirmasi menyebut jika soal beras sudah ada yang mengurus sendiri.

"Coba hubungi Pak Frangky," ujar Hani Fatri.

Sementara, Frangky dihubungi media ini, melalui WA dan call, tidak diangkat, juga tidak ada balasannya.(Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama