Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Anggota Koramil 03/Teluk Pucung Bersama Tiga Pilar Lakukan Monitoring Sekaligus Penegakan PDMPK Di Stasiun KRL Bekasi Kota


BEKASI (wartamerdeka.info) -  Pelaksanaan penegakan PDMPK dan sosialisasi Cegah Covid-19 terus dilakukan oleh personil Koramil 03/Teluk Pucung Kodim 0507/Bekasi bersama 3 pilar dan perkuatan dari Yonif Mekanis 202/Tm dan Yon Marinir. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 di wilayah Kota Bekasi Khususnya.

Pelaksanaan kegiatan pemantauan dan sosialisasi di Stasiun KRL Bekasi Kota Jl.Perjuangan RT 01 RW 01 Kel. Marga Mulya Kec. Bekasi Utara dan Stasiun KRL Bekasi Timur, Jl. Juanda RT 05 RW 01 Kel. Duren Jaya Kec. Bekasi Timur, Kota Bekasi. Selasa (21/07/2020).

Sesuai hasil monitoring sementara, Jumlah penumpang masih dalam batas normal dan belum terlihat adanya lonjakan penumpang, Belum ditemukan adanya penumpang tidak menggunakan masker. Dan Pada jam tertentu (mulai pukul.05.25 WIB sd 08.00 WIB) tidak terjadi adanya antrian dan penumpukan yang berarti.

Saat ini rangkaian Kereta terdiri dari 8 Gerbong/10 Gerbong, bagi penumpang yang akan naik Kereta KRL harus mengikuti peraturan sesuai Protokol Covid-19, (Cek Masker, Cek Suhu, Hand Sanitizer), dengan ketentuan jumlah penumpang 50% dari biasanya menjadi 1 gerbong maks 60 org.

Bila gerbong sudah penuh sesuai ketentuan, penumpang yang akan naik tidak di perbolehkan dengan cara di sekat di depan pintu masuk. Dan harus menunggu rangkaian kereta berikutnya.

Danramil 03/Teluk Pucung Kapten Arm Agus Sugiyanto menyampaikan kepada awak media, “Kami bersama 3 Pilar diperkuat oleh pasukan BKO dari Yonif Mekanis 202/Tm dan Yon Marinir serta Petugas PKD PT. KAI selalu menghimbau kepada semua penumpang KRL untuk mematuhi aturan protokol pencegahan Covid-19 yaitu selalu gunakan Masker, jaga jarak, tidak menyentuh barang barang disekitar Stasiun, selalu mencuci tangan dan tidak berkerumun”.

Kegiatan ini melibatkan kurang lebih 25 personil gabungan dari Babinsa 4 orang, Yonif Mekanis 202/Tm 3 orang, Yon Marinir 3 orang, Polri 3 orang, Dishub 2 orang, Satpol PP 2 orang dan Petugas PKD KAI 10 orang.

Menurut Serma M.Ali selaku tertua dalam kegiatan Monitoring dan PDMPK kali ini, beliau menyampaikan "Sampai saat ini keadaan di Stasiun KRL Bekasi Kota dan Bekasi Timur aman dan Kondusif". (Rosidi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama