TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Gapura Pembatas Perum Bumi Jaya Indah Ambruk, Tewaskan 1 Orang Bocah


PURWAKARTA  (wartamerdeka.info)  - Sungguh malang Bocah AA (13 Tahun). Maksud hati ingin melihat dan ikut serta dengan ayahnya yang sedang bekerja di proyek pengerjaan saluran Air (Drainase), bamun takdir berkata lain, AA malah menjadi korban meninggal akibat ambruknya tugu gapura pembatas Perumahan Bumi Jaya Indah.

Kejadian berawal sekira pukul 09.10 Rabu (04/11/2020) ketika para pekerja CV. DLS diantaranya Aris ayah korban AA sedang melakukan penggalian saluran Air (Drainase) di jalan Utama Perum BJI RT 38/11 Kelurahan Munjul Jaya, Kec. Purwakarta, Kab. Purwakarta.

Namun ketika sedang melakukan penggalian kemungkinan pondasi tiang gapura tergali sehingga dengan tiba tiba mengakibatkan  gapura tersebut ambruk menimpa kepala AA yang saat itu tepat berada di bawah gapura.

Material beton dan batu gapura yang mengakibatkan luka di kepala AA parah sehingga bocah malang  yang tercatat sebagai warga Kampung Pameungpeuk RT 07/02 Desa Wanasari, Kec.Wanayasa, Kab. Purwakarta ini tewas di tempat, dan mayat AA langsung dibawa ke RSUD Bayu Asih.

Kejadian ini kini ditangani pihak Polsek Kota, Polres Purwakarta yang langsung melakukan olah TKP dan Penyelidikan selanjutnya.(A.Budiman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama