Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Di Dalam Mobil

KOTA BEKASI (wartamerdeka.info) - Warga Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan menemukan jasad pria paruh baya di dalam mobil Toyota Rush bernopol B 17XX FIT. Peristiwa terjadi di kawasan perumahan samping sekolah Penabur Sumareccon Bekasi, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Selasa (29/6/2021), pukul 18.30 Wib.

Berawal dari penemuan petugas (dishub) yang sedang melakukan pengaturan Jalan dikawasan perumahan Sumareccon Pada saat pagi pukul.06.30 Wib di depan sekolah Penabur, dan melihat kendaraan tersebut sudah dalam keadaan terparkir di lokasi kejadian.

Sekitar pukul 18.30 Wib petugas (dishub) kembali melihat kendaraan tersebut dan langsung merasa curiga terhadap kendaraan  yang parkir sejak pagi hari.

Dan akhirnya petugas dishub mengajak petugas keamanan setempat (scurity) dan bersama Rekan-rekanya untuk melakukan pengecekan kendaraan tersebut. Terlihat ada sosok Laki-laki dalam keadaan terdiam di Jok sopir dengan posisi duduk menyamping kiri dan terlihat kaku.

Kapolsek Bekasi Utara Kompol Gugun Gunadi saat berada di lokasi kejadian juga menjelaskan, ada pengaduan masyarakat bahwa ada kendaraan jenis mobil yang terparkir, dari sekitar jam 6.30 pagi dan kendaraan tersebut tidak bergerak sampai sore  dan langsung di check ke lokasi. 

"Ternyata ada orang di dalam kendaraan tersebut dan dalam kondisi yang tergeletak dan setelah di periksa ternya sudah meninggal dunia," jelas Kapolsek.

Menurut keterangan adik korban yang hadir di lokasi kejadian, korban menderita sakit Asma, jantung dan diabetes. Selanjutnya jasad korban dibawa ke RSUD Kota Bekasi Untuk Visum Luar dan keluarga korban membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan Visum dalam ( Outopsi ).

Sebelum jasadnya dievakuasi Ke RSUD Kota Bekasi terlebih dahulu dilakukan test Swab antigen oleh pihak Puskesmas Margamulya yang tiba di lokasi kejadian,  dan hasilnya negatif.

(Tio)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...