Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

IAE Dan JIC Gelar Islamic Art Virtual Internasional

Islamic Art Exhibition (IAE) dan Jakarta Islamic Centre (JIC) menggelar hajatan besar di tengah pandemic yang belum berlalu. Ada sekitar 170 seniman dari 26 negara terlibat dalam acara tersebut. 

Acara yang akan dibuka pada tanggal 17 Oktober sampai 17 November 2021 adalah THE POWER OF KA”BAH Islamic Art Virtual Exhibition. 

Acara yang digawangi M. Arif Syukur selaku Direktur Islamic Art Exhibition (IAE) sekaligus Kepala Sub Divisi Pemberdayaan Masyarakat Jakarta Islamic Centre, rencana akan dibuka oleh Lanyalla Mahmud Mattalitti selaku Ketua DPD-RI. 

Menurut M. Arif syukur hajatan ini diikuti Seniman Islam dari 26 negara, antara lain Indonesia, India, Malaysia, Marocco, Austria, Kuwait, Iran, Yaman, Srilangka, Mesir, Uni Emirat Arab, China, Oman, Algeria, UK London, Bahrain, Tunisia, Palestina, Jordan, Arab Saudi, Bangladesh, Jepang, Macedonia, Pakistan, dan Afganistan. Keterlibatan seniman Internasional ini sebagai ajang membangun silaturrahim serta untuk mengetahui perkembangan seni Islam khususnya seni kaligrafi kontemporer.

Jakarta Islamic Centre dengan visinya menjadi pusat peradaban Islam menjadi tepat bila event yang bersifat nasional dan internasional di dukung serta akan terus dikembangkan.

"Sehingga keberadaan Jakarta Islamic Centre sebagai pusat pengkajian dan pengembangan Islam menjadi penting keberadaannya di tengah kemajuan peradaban dunia," ungkap Ahmad Johandi selaku kepala secretariat PPPIJ. 

Jakarta Islamic Centre di tengah pandemic yang belum berlalu akan terus mengeksplorasi kegiatan-kegiatan yang bisa diselenggarakan dengan pendekatan teknologi seperti yang akan di gelarnya The Power Of Ka’bah Islamic Art virtual Exhibition. 

Pameran virtual yang akan menggunakan pendekatan 3D interaktif ini menjadi simpul silaturrahim seniman Islam khususnya Seni kaligrafi.

Menurut M. Arif Syukur acara pembukaan ini juga akan digelar workshop Bedah karya bersama Prof. AD Pirous selaku lokomotif seni kaligrafi Islam Indonesia dan Ilham Koiri selaku kurator  dalam pameran ini. 

Hadir dalam pameran ini para maestro kaligrafer Indonesia dan Asean seperti DR. Didin Sirojuddin, Syaiful Adnan, Badrus Zaman, Agus Baqul, Fadjar Sutardi, Rispul , Ainun Jariyah Yacoob, Mr. Gori Husein dan lainnya.

Rangkaian pembukaan Launching dan Workshop The Power Of Ka’bah ini akan dapat diikuti melalui zoom meeting pada hari Ahad, 17 Oktober 2021 pukul 08.30  dengan meeting ID : 840 7027 9986 Password : 1721  dan dapat di lihat pamerannya dalam format 3D interaktif di website : https://iae.web.id/ (M)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama