Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polsek Tanjung Duren Serahkan Bantuan Sembako Kepada Dua Anak Yatim Yang Orangtuanya meninggal Terpapar Covid-19

JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Dua anak yatim yang ditinggalkan orang tuanya akibat terpapar Covid-19 di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, mendapatkan bantuan sembako dari personil Polsek Tanjung Duren. 

Pemberian sembako itu dilakukan oleh Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rosana Albertina Labobar di Jalan Penerangan III, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (5/10/2021). 

"Kami berikan bantuan santunan dan sembako kepada anak yatim yang orang tuanya meninggal karena Covid-19," kata Kapolsek yang akrab disapa Ocha saat dikonfirmasi.

Adapun, pemberian santunan tersebut berupa paket sembako, pakaian dan uang tunai yang diberikan secara langsung kepada anak yatim.

Menurut Ocha, santunan diberikan untuk membantu meringankan beban dan penderitaan anak yatim, terlebih ditengah pandei Covid-19 saat ini.

"Santunan diberikan untuk membantu meringankan beban penderitaannya, menumbuhkan nilai-nilai sosial kemasyarakatan, sebagai upaya menuntaskan, memupuk pribadi yang baik, berbagi, dan berkasih sayang terhadap sesama manusia," urainya.

Saat diberikan bantuan, lanjut Ocha, kedua anak yatim tersebut sangat senang. Dirinya berharap santunan yang diberikan bermanfaat untuk mereka.

"Semoga bisa mengurangi beban mereka dan bantuan tersebut bisa dimanfaafkan secara maksimal untuk kebutuhan," pungkasnya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama