Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Presiden Pastikan Penyaluran Bantuan Pemerintah Di Kota Ternate Berjalan Lancar

TERNATE (wartamerdeka.info) - Presiden Joko Widodo mengecek penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) kepada para penerima manfaat di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, pada Rabu, 28 September 2022. Presiden Jokowi memastikan bahwa penyaluran BSU berjalan dengan baik.

"Tadi kita menyampaikan bantuan subsidi upah di Kota Ternate yang sampai hari ini di seluruh Indonesia sudah 7.077.550 orang penerima, artinya sudah 48,34 persen. Ini akan terus dipercepat oleh Ibu Menteri utamanya yang jauh-jauh dari ibu kota dan saya akan pantau, tidak semuanya tapi ya, akan saya cek satu per satu," tutur Kepala Negara.

Selain BSU, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa secara nasional, penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) BBM sampai saat ini sudah mencapai 96,6 persen. Pemerintah pun akan terus mempercepat penyaluran bantuan tersebut. 

"Untuk BLT BBM sampai hari ini sudah 96,6 persen, sudah di 508 kabupaten dan kota. Ini juga sudah hampir 20 juta (penerima), sudah 19.955.471 penerima, sudah," tutur Presiden.

Kepala Negara pun menuturkan bahwa bantuan pemerintah tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya beli konsumsi masyarakat dan perekonomian secara makro.

"Ini, kita harapkan dengan ini, daya beli konsumsi masyarakat semuanya bisa terangkat lebih baik, dan itu akan memunculkan, mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara makro," ujar Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauannya antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba, dan Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama