Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pemukiman Kebanjiran, Warga Tuding Pelaksana Proyek Perumahan Lippo Karawaci Kerja Amburadul


TANGERANG (wartamerdeka.info) - Warga di lingkungan RT 01 RW 08 Kampung Sukasari, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas Kota. Mengeluh kebanjiran seraya sangat menyesalkan pengerjaan yang dilakukan oleh pihak pelaksana proyek pengembangan perumahan lippo karawaci dan seakan mengabaikan kenyamanan warga di lingkungan tersebut.


Pasalnya, menurut warga sekitar, belasan rumah warga di lingkungan itu pun kini kerap kebajiran terlebih ketika turun hujan. 


Padahal, sebelum adanya proyek perumahan milik pengembang lippo karawaci, kata warga, rumah-rumah di lingkungan tersebut tidak pernah terkena banjir.


Ketua RT 01 RW 08 Kampung Sukasari, Muhamad Yakub mengatakan pihaknya juga telah beberapa kali menegur pihak pelaksana agar jangan sampai mengganggu kenyamanan warga masyarakat sekitar.


"Selain dampak banjir yang saat ini terjadi di lingkungan kami, dampak bising dari pengerjaan proyek juga sering mengganggu kenyamanan warga kami. Dan kami juga sudah beberapa kali menegur pihak pelaksana agar jangan sampai mengganggu kenyamanan warga masyarakat disini, tapi seolah mereka selalu mengabaikan keluhan warga kami, ini yang kami sangat sesali," ungkap pria yang akrab di sapa Mumuk ini kepada wartawan Senin, (8/5/2023).


Masih menurut Mumuk, selama ini saluran air yang ada di lingkungan warga itu pun tidak bermasalah, bahkan cenderung lancar sebab sering di bersihkan dengan cara gotong royong warga. Namun, yang jadi permasalahan adanya pengerjaan proyek perumahan yang tanahnya lebih tinggi dari pemukiman warga sekitar sehingga air meluap dan mengakibatkan banjir.


"Kami bersama ketua RW 08 juga mewakili suara warga masyarakat disini, berharap pihak pelaksana proyek perumahan lippo karawaci tidak mengabaikan keluhan warga dan secepatnya merespon apa yang menjadi keinginan warga disini. Sebelum warga marah dan melakukan tindakan-tindakan yang tidak di inginkan. Pun tidak menutup kemungkinan kepada aparat setempat atau pejabat wilayah agar memperhatikan dan menyampaikan keluhan warga kami ini," ujar Mumuk.


Sementara, saat di konfirmasi melalui sambungan telepon, Lurah Panunggangan Barat Fitdina Apriyanto menyatakan dirinya telah menyampaikan keluhan dan keinginan warga masyarakat itu kepada pihak pelaksana proyek. Agar saluran airnya segera diperbaiki serta tidak mengakibatkan dampak banjir kembali bagi warga sekitar.


"Saya sudah memberikan teguran ke pihak pelaksana proyek tersebut, kata mereka sudah dikerjakan. Saya juga meminta agar saluran airnya cepat diperbaiki biar warga tidak kebanjiran lagi," singkat Fitdina Apriyanto 


(Hanafi/Kosasih)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama