// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Mitigasi Proaktif dan Kesadaran Lingkungan Mencegah Bencana Hidrometeorologi


   (Foto : SP Kantor Kemenko PMK)

Sulsel, wartamerdeka.info, - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pentingnya mitigasi proaktif dan perubahan pola pikir masyarakat menjaga kelestarian lingkungan sebagai langkah pencegahan bencana hidrometeorologi. 

Upaya ini mendesak di tengah meningkatnya frekuensi bencana akibat perubahan iklim.
“Selain modifikasi cuaca, optimalkan infrastruktur yang sudah ada dan laksanakan apel rutin siaga bencana sehingga dapat mencegah terjadinya bencana hidrometeorologi.

Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar,” ujar Pratikno usai memimpin Rapat Koordinasi Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Sulawesi Selatan, Kamis (2/1/2025).Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mencatat bahwa curah hujan tinggi akan berlangsung hingga Januari 2025. Kondisi ini memerlukan penguatan sistem pemantauan dini dan kesiapsiagaan untuk merespons bencana.

Dalam siaran Pers nya, Kamis (2/1/2025), Pratikno menyoroti kerusakan lingkungan, seperti deforestasi dan pengelolaan sampah yang buruk, sering menjadi pemicu bencana. Pihaknya  mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui edukasi dan pola hidup ramah lingkungan.

“Semuanya harus berperan aktif sesuai dengan kapasitas masing-masing dan saling bahu-membahu demi menciptakan sistem pengelolaan bencana yang tangguh dan berkelanjutan,” tutur Pratikno.Dalam mendukung upaya kesiapsiagaan bencana di Sulawesi Selatan tersebut, BNPB telah menyerahkan bantuan Dana Siap Pakai kepada pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta menetapkan 16 kabupaten/kota berstatus tanggap darurat dan 8 kabupaten/kota berstatus siaga darurat.

Rapat dihadiri Kepala BNPB Suharyanto, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Zudan Arif Fakrulloh, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Yasir Mahmud, Sekda Sulawesi Selatan Jufri Rahman, Forkopimda, Bupati/Wali Kota, serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan. (SP/wm)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama