TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wabup Barru: Program Kerja ke Jerman Harus Aman, Legal


BARRU (wartamerdeka,info) - Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam membuka peluang kerja sama internasional yang berpihak pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan sumber daya manusia. 

Hal itu disampaikannya saat menerima Direktur Yayasan Aliansi Internasional Jerman (YAIJ), Chairulah, di ruang kerjanya, Senin (12/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wabup menilai program pendidikan, magang, dan penempatan kerja ke Jerman yang ditawarkan YAIJ sangat strategis bagi generasi muda Barru, selama disiapkan secara profesional, legal, dan berkelanjutan.

“Program ini sangat menarik dan bisa menjadi lompatan besar bagi peningkatan kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat Barru. Tetapi pemerintah daerah harus memastikan seluruh prosesnya jelas, legal, dan benar-benar melindungi peserta,” tegas Abustan.

Ia menekankan bahwa Pemkab Barru tidak ingin hanya mengejar jumlah peserta, tetapi memastikan setiap anak daerah yang diberangkatkan benar-benar siap secara kompetensi, mental, dan budaya.


“Kita tidak mau masyarakat kita berangkat tanpa persiapan yang matang. Mulai dari pelatihan, seleksi, pembiayaan, sampai pendampingan pasca penempatan harus dirancang dengan baik agar mereka sukses dan terlindungi,” tambahnya.

Wakil Bupati menyatakan Pemkab Barru pada prinsipnya terbuka terhadap kerja sama tersebut, namun akan melakukan pembahasan teknis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

“Kita akan laporkan dan bahas ini bersama Bupati. Prinsipnya, jika ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Barru, tentu akan kita dorong,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur YAIJ, Chairulah memaparkan bahwa YAIJ telah berpengalaman lebih dari 12 tahun menjalankan program Ausbildung, magang, perawat, pariwisata, perhotelan, serta studi dan kerja berbasis kebutuhan tenaga kerja Eropa, dengan Jerman sebagai negara tujuan utama karena tingginya kebutuhan tenaga kerja.

YAIJ juga menawarkan skema pembiayaan 70:30, di mana 70 persen biaya ditanggung yayasan dan 30 persen oleh peserta, yang dinilai sangat membantu calon peserta dari daerah dengan keterbatasan ekonomi.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pengurus YAIJ, Dr. Syamsi Alang, Sitti Faroha, Emil Aditya, Sulishawati, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Barru, Syamsir, S.IP., M.Si.(syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama