Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

LRI akan Gelar Pesta Rakyat Rayakan HUT RI ke 81 dan HUT LRI


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Lembaga Reclasserring Indonesia (LRI) akan mengadakan berbagai kegiatan acara "Pesta Rakyat" yang diikuti jajaran pengurus Pusat (DPP), Wilayah (DPW), Daerah (DPC) di seluruh Indonesia untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2026 ke 81 dan Hari Ulang Tahun LRI 18 Agustus 2026.

Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Umum DPP LRI, Azhar Soeparman, Amd. Apj , kepada wartawan wartamerdeka.info, pada Minggu (29/6) di Jakarta.

"Saya menginstruksikan seluruh jajaran pengurus dan anggota DPP, DPW, DPC  LRI se-Indonesia untuk wajib menyambut dengan menggelar dan  menggemakan semangat patriotisme melalui rangkaian kegiatan acara HUT RI ke-81, 17 Agustus 2026 dan sekaligus HUT LRI 18 Agustus 2026," kata Azhar, saat wawancara dengan wartamerdeka.info.

Menurut Azhar, kegiatannya di masing-masing daerah dengan mengadakan acara upacara bendera, dan mengadakan aneka perlombaan sesuai jenis permainan dan usia peserta (anak-anak, remaja, dewasa) yang bentuknya mendidik agar memiliki jiwa patriot. Acara akan diliput dan dokumentasikan agar bisa dirilis dan di "share" ke media massa dan juga media sosial.

"Dan  HUT LRI (18/8/2026) kali ini, harus menjadi "Hari Lahirnya LRI Tameng Rakyat di bidang Hukum dan Ham di NKRI", sesuai dengan nilai dan cita-cita luhur pendiri NKRI dan LRI. Kita harus menghargai dan menghormati para pejuang yang telah gugur demi tegaknya Hukum dan Ham di NKRI." katanya dengan semangat juang. 

Azhar menekankan, HUT LRI 2026 tidak seperti merayakan ulang tahun organisasi biasa, tetapi mengandung arti yang lebih mendalam, yaitu mengemban dan menjalankan tugas suci sesuai cita-cita para pejuang dan leluhur. Kemerdekaan ini harus diisi dengan semangat patriotisme, kekuatan dan keikhlasan membela masyarakat lemah dan membela negara di bidang Hukum dan Ham.

Azhar juga menjelaskan, LRI diwariskan para pejuang dengan semangat patriotisme. Dulu pejuang ‘45 mengangkat bambu runcing demi kemerdekaan RI, tapi kini LRI harus berjuang menegakkan Hukum dan Ham sesuai Undang-undang yang berlaku di NKRI. "Melawan ketidakadilan dari para penindas, oknum pengintimidasi , memberantas koruptor, mafia tanah, dan mafia peradilan,” katanya bersemangat.

Ketua Umum LRI juga menginstruksikan pembentukan Bakum (Badan Advokasi & Konsultasi Hukum di seluruh DPP, DPW, dan DPC). “Jadikan Bakum LRI menjadi tempat Pengaduan masyarakat agar mereka lebih mudah untuk mengadukan segala masalah dan  peristiwa Hukum dan Ham yang menimpanya menjadi lebih mudah" ujarnya.

Seperti diketahui, dasar hukum BAKUM: UU No. 16/2011 tentang Bantuan Hukum, UU No. 18/2003 tentang Advokat, dan UU No. 39/1999 untuk perkara di pengadilan wajib didampingi Divisi Hukum dan HAM atau Advokat LRI yang berizin.

"LRI siap membantu Program Pemerintah karena LRI adalah mitra pemerintah yang kritis, siap bersinergi dengan seluruh instansi, APH, DPR, Kepolisian, Kejaksaan dan masyarakat lainnya," sambung Azhar.

Azhar menjelaskan, seragam biru tua LRI dan Garuda di dada kiri serta bendera Merah Putih di kanan artinya "siap tempur" membela kebenaran dan menegakkan keadilan.

“Wing LRI di dada kiri itu bukan hiasan. Itu sayap malaikat pencabut nyawa koruptor dan mafia, maju tak gentar membela yang lemah, pantang takut untuk masyarakat dan negara"* terangnya mengakhiri wawancara dengan wartamerdeka.info. (Drianto Martono)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama