BARRU (wartamerdeka.info) - Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Barru dan Bank Sulselbar dalam meningkatkan kualitas pelayanan perbankan, memperluas dukungan terhadap investasi, serta mendorong percepatan pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat menerima audiensi jajaran Bank Sulselbar di Rumah Jabatan Bupati Barru, Selasa (27/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Bupati menekankan bahwa Bank Sulselbar sebagai bank pembangunan daerah harus terus berbenah, berinovasi, dan meningkatkan daya saing agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Menurutnya, status sebagai bank pembangunan daerah harus diikuti dengan kualitas layanan yang modern, mudah diakses, responsif, dan kompetitif. Bank Sulselbar tidak hanya dituntut menjalankan fungsi intermediasi keuangan, tetapi juga harus mengambil peran strategis dalam menggerakkan perekonomian dan mendukung agenda pembangunan daerah.
Salah satu perhatian Bupati adalah peningkatan kualitas layanan transaksi digital, termasuk kemudahan penggunaan kartu perbankan dan akses transaksi di luar negeri.
Pengalaman masyarakat yang masih menghadapi kendala dalam menggunakan layanan perbankan ketika berada di luar negeri, menurutnya, harus menjadi bahan evaluasi untuk melakukan penyempurnaan sistem dan meningkatkan kualitas layanan.
Bupati berharap Bank Sulselbar terus mengikuti perkembangan teknologi perbankan sehingga masyarakat memperoleh kemudahan bertransaksi, baik di dalam maupun di luar negeri.
Inovasi, tegasnya, bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memperkuat posisi bank daerah di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.
Selain aspek pelayanan, Bupati Barru mendorong Bank Sulselbar agar semakin aktif mengambil bagian dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah.
Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), dana promosi, maupun bentuk kolaborasi lainnya sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Salah satu peluang kerja sama yang turut dibahas adalah dukungan terhadap pengembangan fasilitas olahraga, termasuk rencana pembangunan lapangan yang dapat menunjang pengembangan akademi sepak bola di Kabupaten Barru.
Menurut Bupati, pengembangan fasilitas olahraga bukan semata-mata pembangunan infrastruktur, tetapi juga merupakan investasi bagi masa depan generasi muda. Fasilitas yang memadai diharapkan dapat menjadi ruang pembinaan bakat, melahirkan atlet berprestasi, sekaligus memperkuat daya tarik Kabupaten Barru.
Bupati menegaskan, dukungan perbankan terhadap pembangunan daerah hendaknya tidak dipandang sebatas bantuan, tetapi sebagai bentuk investasi sosial dan kemitraan strategis yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam konteks pembangunan dan investasi, Bupati juga menekankan pentingnya komunikasi serta koordinasi yang efektif antara pemerintah daerah, perbankan, dan investor.
Menurutnya, kepastian proses dan kelancaran investasi merupakan faktor penting dalam membangun kepercayaan pelaku usaha. Karena itu, berbagai dinamika yang muncul dalam proses investasi harus menjadi pembelajaran untuk memperbaiki koordinasi, memperkuat kepastian, dan menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif.
Dengan komunikasi yang terbuka dan kolaborasi yang terarah, berbagai potensi investasi di Kabupaten Barru diharapkan dapat dioptimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka peluang usaha, dan memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Bupati juga mengingatkan pentingnya mengelola potensi dan sumber daya daerah secara optimal melalui keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga kemitraan dengan perbankan dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan yang berkelanjutan.
Sementara itu, Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Bank Sulselbar, Yuliarni Arifuddin didampingi Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Barru Ferida Riani menyampaikan komitmen untuk terus membangun komunikasi dan memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Barru.
Pihak Bank Sulselbar juga membuka peluang dukungan terhadap berbagai kebutuhan pemerintah daerah, termasuk pengelolaan dana, promosi, dan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, dengan tetap mengacu pada ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Barru dan Bank Sulselbar, tidak hanya dalam aspek layanan perbankan, tetapi juga dalam mendukung pengembangan potensi daerah, investasi, dan pertumbuhan ekonomi.
Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jamaluddin, S.Sos., M.H.; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Dr. S. Rifatullah, S.STP., M.Si.; serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Hj. A. Hilmanida, S.STP., M.Si.(syam)

