Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Terminal Rawabuaya Rawan Aksi Pencurian Sparepart Kendaraan


JAKARTA (wartamerdeka) - Karena tidak dipagari, Kondisi terminal Rawa Buaya  rawan pencurian.  Hal ini diungkapkan oleh Yanuarianto, Kepala Terminal Rawa Buaya, Kamis (30/11/2017).


Menurutnya, soal kondisi Terminal Rawa Buaya sendiri yang mempermudah para pencuri tersebut beraksi, pihak pimpinan sudah tahu. 

"Bagaimana kondisi di Terminal Rawa Buaya,  pihak pimpinan sudah tahu.  Sebab, pagar tak ada. Walaupun sudah melakukan pengawasan tetap tak bisa mencegah. Karena pagarnya pun tidak ada," jelas Yanuarianto kepada wartawan. 

Ia juga tidak menampik, banyaknya mobil dan kendaraan angkutan umum lainnya, bakal jadi incaran aksi pencurian sparepart. Menurutnya, hal ini bisa diantisipasi menunggu anggaran di tahun 2018 untuk dibangun pagar di Terminal Rawa Buaya.

"Jadi ada anggaran 2018 mau dipagarin. Kami tunggu saja nanti. Kalau sekarang ya memang masih banyak kehilangan. Kami ini sudah kerja maksimal dan tak ada pembiaran. Tapi kondisi begini bagaimana bisa,  ya kan. Nanti direncanak juga pemilik kendaraan harus ambil kendaraannya. Kalau juga tidak diambil kendaraannya ada sanksinya. Ini masih dibahas didapat, " ujarnya. (badar) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama