Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Putri Indonesia Prihatin Maraknya Peredaran Narkoba


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Putri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull menyatakan prihatin dengan semakin maraknya peredaran narkoba di Indonesia. Ia hadir dalam konferensi pers pengungkapan 120 kilogram sabu oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Menurut dia, narkoba merupakan perusak generasi muda. “Kenapa saya bisa hadir hari ini di acara konferensi pers narkoba? Karena kemarin saya memang melihat kasus ini di media. Saya tertarik untuk datang ke sini karena saya melihat kasus ini sangat sedih," tutur Frederika di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (25/4/2019).

Frederika yang juga mengemban amanat sebagai duta anti narkoba itu menyebutkan, narkoba sebagai racun generasi muda dan mengajak seluruh generasi penerus bangsa untuk menjauhi narkoba. "Karena kita penerus Bangsa Indonesia, kita harus say no to narkoba. Karena narkoba bisa menghancurkan masa depan untuk Indonesia," tegas dia.

Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat berhasil menggagalkan penyelundupan 120 kilogram sabu yang diangkut menggunakan truk ekspedisi via Tol Bakauheni, Lampung.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama