Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

FKUB Jakarta Barat Sepakat Menolak Adanya Gerakan People Power


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Forum Kerukunan Umat Beragama (KKUB) Jakarta Barat menyatakan sepakat untuk menjaga persatuan dan Kesatuan Bangsa serta Kerukunan Antar umat beragama Seusai Pemilihan Legislatif dan Presiden 2019.

Ketua FKUB Jakarta Barat H Tatang saat ditemui di kantor walikota mengatakan,  dirinya bersama para Perwakilan Umat Beragama menyatakan untuk sepakat dalam menjaga keutuhan NKRI, persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan.

"Kami pun menolak akan adanya gerakan people power. Intinya seusai Pesta Demokrasi kemarin kami akan mempererat Ukhuwah Antar Umat Beragama. Khusus Wilayah Jakarta Barat tidak menginginkan adanya Konflik Antar Umat,"  ujar H.Tatang, Minggu (12/5/2019).

Dirinya menambahkan, di Jakbar para perwakilan umat beragama senantiasa bergandengan satu dengan yang lainnya.

"Apapun hasil akhirnya dari keputusan KPU kami akan menghormati, demi kesatuan dan persatuan umat,"  tambahnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama