Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wakil Komandan Satsiber TNI Tinjau Pelaksanaan Latihan Keamanan Cyber


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Wakil Komandan Satuan Siber Tentara Nasional Indonesia (Satsiber TNI), Kolonel Chb Tofik Tofana S.T. meninjau pelaksanaan latihan keamanan cyber dan sistem teknologi dalam bentuk Information System and Technology Exchange (ISTX) yang tengah berlangsung di Jakarta Room Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selasan, Selasa (23/7/2019).

Latihan keamanan cyber yang diikuti 19 Prajurit TNI dan 15 Tentara Hawaii bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman mengenai cyber dalam menghadapi global proxy war, dan akan berlangsung mulai tanggal 22 s.d. 26 Juli 2019.

Peninjauan Wakil Komandan Satsiber TNI dilaksanakan di sela-sela pembekalan materi wireshack kepada para peserta ISTX yang disampaikan oleh Tsgt Kirk Koelzer (Cyber Security Network Specialist).

Tsgt Kirk Koelzer menyampaikan bahwa wireshark merupakan salah satu tools atau aplikasi network analyzer / penganalisaan kinerja jaringan yang melingkupi berbagai hal, mulai dari proses menangkap paket-paket data atau informasi yang berlalu-lalang dalam jaringan, sampai pada digunakan pula untuk sniffing (memperoleh informasi penting seperti password email).

“Wireshark merupakan free tools untuk network analyzer dengan tampilan yang bersahabat dan dengan user karena menggunakan tampilan grafis atau GUI (Graphical User Interface),” ujarnya.

Ditambahkan pula bahwa dalam tampilan wireshack akan terdapat beberapa elemen seperti one row per packet,  time-number of seconds since the packet capture started,  display filter, packet listing, packet details dan packet.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Komandan Satsiber TNI Kolonel Chb Tofik Tofana mengapresiasi dengan baik pelaksanaan kerja sama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Hawaian National Guard (HING) atau Garda Nasional Tentara Hawaii yang merupakan komponen Angkatan Darat Amerika Serikat.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena dapat di implementasikan dan dikembangkan di satuan TNI seperti satuan Infolahta dan Siber TNI,” katanya. (A/Puspen TNI)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama