Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Istri Panglima TNI Baksos di Trias Estate Wanasari, Kec Cibitung


BEKASI (wartamerdeka.info) - Istri Panglima TNI Marsekal, Hadi Tjahjanto, Nanny Hadi Tjahjanto, melakukan bhakti sosial (baksos) dan kurve dengan mendatangi langsung warga yang terlanda banjir di Perumahan Trias Estate, Kel. Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Selain ingin mengetahui kondisi para warga, Ny Nanny Hadi Tjahjanto, yang juga Ketua Umum Dharma Pertiwi tersebut menyalurkan bantuan dari OASE KIM (Organisasi Aksi Solidaritas Era-Kabinet Indonesia Maju) secara simbolis kepada Camat Cibitung, Joko Dwiyatmoko sebagai perwakilan warga.

"Kita terjunkan sekitar 500 personil TNI untuk melakukan kurve. Kita angkutin sampah yang menumpuk agar lingkungan bersih dan rapi lagi. Itu dilakukan untuk menghindari timbulnya penyakit pasca banjir," ucapnya saat diwawancarai, Rabu (8/1/2020).

Ny Nanny menjelaskan, bahwa TNI dan Polri melalui Kodim 0509/Kabupaten Bekasi dan Polrestro Bekasi sudah sejak hari pertama sudah hadir membantu mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Adapun 500 personil yang diterjunkan untuk kurve sudah dilakukan sejak tiga hari .

Ny Nanny menambahkan, selain menyalurkan bantuan 3000 bahan pokok sembako, kasur dan selimut, pihaknya juga mendirikan dapur umum.

"Kita sediakan sekitar 2000 porsi makanan siap saji. Biar semua warga bisa makan bareng," jelasnya.

Ketua Umum Dharma Pertiwi itu juga menghimbau untuk semua warga, agar menjaga kebersihan dan jangan membuang sampah sembarangan. Apalagi membuang ke sungai. Biar sungai tidak tertutup sampah sehingga banjir bisa terhindar.

Untuk kendala yang lain, pihaknya melalu anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Camat, Lurah ketika tanya jawab dengan warga untuk segera mengatasi masalah dengan melakukan kurve, gotongroyong  membersihkan sampah-sampah sisa banjir serta menormalisasi kali Srengseng.

"Pa Dewannya harapan warga untuk menormalisasi tolong segera di usulkan agar bisa dianggarkan,"tandasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PKS, Rusdi menyampaikan, kali di Bekasi ada 20 titik yang akan dilakukan normalisasi dan salah satunya kali serengseng untuk di anggaran tqhun 2020.

"Untuk tahun ini 2020 sudah dianggarkan 20 titik normalisasi kali,"katanya.

Selain itu, karena tadi ada keluhan warga terkait Sekolah Dasar Negeri 15 Wanasari yang sekolahnya rusak parah dan kegiatan belajar mengajar (KBM) belum terlaksana pihaknya akan secepatnya membawa permasalahan ini ke DPRD dan mendorong Pemerintah Daerah atau Dinas terkait untuk segera memberikan sarana prasarana yang dibutuhkan.

"Terkait sekolah SDN Wanasari 15 secepatnya akan kita bantu agar cepat di berikan meubelirnya agar KBM berjalan,"katanya. (Yot)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama