Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Presiden Jokowi Akan Tinjau Kawasan Terdampak Banjir Bandang Di Luwu Utara.


LUWU UTARA (wartamerdeka.info) - Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo Rabu 22 / 07 /2020 dijadwal akan berkunjung ke Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka  meninjau kawasan terdampak banjir bandang.

Kunjungan Ir Joko Widodo ke Masamba dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja ke Manado Sulawesi utara dan kemudian singgah di bandara internasional Sultan Hasanuddin Makassar, untuk selanjutnya melakukan perjalan ke Masamba melalui udara untuk meninjau langsung lokasi Bencana Banjir Bandang

Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo terbang menggunakan pesawat kepresiden BBJ-2/A-001, untuk berkunjungan ke Masamba Luwu utara menggunakan 3 Helikopter jenis Super Puma VVIP yang disiapkan di bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, untuk mengantar rombongan Presiden RI, ke lokasi berdampak banjir bandang di Masamba, Luwu utara, Sulawesi selatan.

Untuk perkembangan status data korban sementara dari BPBD jumlah total 1.596 orang, selamat 1.542 orang, meninggal dunia 36 orang dan masih dalam pencarian bertambah menjadi 18 orang.

Mengenai jumlah korban meninggal dunia, sementara ini tetap 36 orang, hanya saja terjadi perubahan dan sinkronisasi data dari laporan BPBD Luwu Utara

Dari jumlah korban jiwa sebanyak 36 orang tersebut, 21 jenazah perempuan dan 15 laki-laki. Namun demikian, enam jenazah masih belum terindentifikasi karena masih menunggu hasil dari Tim DVI Polda Sul – sel.(katono/Yusuf)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama