Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sekjen YP3I Gus Yusuf Misbah Berikan Bantuan Kepada Panti Asuhan Binaan Korem 081/DSJ

 


MADIUN (wartamerdeka.info) - Sekjen YP3I (Yayasan Peran Penguatan Pesantren Indonesia), Gus Yusuf Misbah, yang sekaligus selaku Ketua Koordinator Gema Petani Jawa Timur memberikan bantuan di Panti Asuhan Yayasan Putra-Putra Pahlawan ABRI Madiun.

Di Panti Asuhan yang merupakan binaan langsung dari Korem 081/DSJ itu, Gus Yusuf memberikan bantuan berupa beras.

Kepada anak-anak Panti Asuhan yang tinggal di sana, Pria asal Mojokerto itu turut memberikan motivasi dan pesannya.

“Kalian sebagai anak-anak Panti Asuhan tidak usah berkecil hati, tetap semangat dan selalu taat pada peraturan yang ada di Panti Asuhan,” katanya di Panti Asuhan Yayasan Putra-Putra Pahlawan ABRI Madiun, Jl. Kemiri No. 8, Taman, Kota Madiun, Senin (18/1/2021) siang.

Gus Yusuf juga mendoakan, agar mereka nantinya dapat menjadi anak-anak yang sukses, serta berguna bagi bangsa dan negara.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.Sos., M.Si. yang hadir pada acara penyerahan bantuan tersebut turut menyampaikan ucapan terima kasihnya.

Selain memberikan bantuannya kali ini, Danrem juga berharap, Gus Yusuf nantinya juga dapat memberikan perhatiannya dengan membantu anak-anak Panti Asuhan Yayasan Putra-Putra Pahlawan ABRI Madiun untuk dapat meraih cita-cita dan masa depannya.

Karena Danrem menilai, di balik masa depan mereka nantinya, terdapat beban moril dan tanggung jawab dari kita bersama untuk dapat mengarahkan dan membantu mereka. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama