Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pemkab Rembang Segera Isi kekosongan Sekdes

REMBANG-Di 71 dari 287 desa se-kabupaten Rembang saat ini mengalami kekosongan jabatan Sekretaris Desa. Akibatnya, tugas tugas administrasi untuk sementara dipegang oleh sejumlah Kepala Urusan (Kaur). Kekosongan kursi Sekdes ada yang sudah sekian lama dan ada pula Sekdes non PNS baru berakhir masa tugasnya.

Kepala Bagian Bagian Pemerintahan Setda Rembang Susanto Ssos di ruang kerjanya pagi tadi menjelaskan, kekosongan Sekdes disebabkan sejumlah faktor, diantaranya yang bersangkutan sekian lama menderita sakit, berakhir masa tugasnya dan meninggal dunia. “Pemkab Rembang sendiri sudah membuat skala prioritas segera mengatasi masalah tersebut,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, pemkab Rembang bisa saja mengacu PP No 45 tahun 2007 untuk mengisi kekosongan Sekdes dari PNS. Nantinya akan menempatkan PNS untuk mengisi kekosongan jabatan Sekdes. Namun sedikit menjadi masalah karena syaratnya harus PNS minimal golongan II A dan bukan guru.
“Sehingga cukup memakan waktu guna mengisi kekosongan Sekdes di 71 desa,” paparnya.. .

Dia menambahkan, bila mengacu pada PP No 45 tahun 2007 untuk mengisi kekosongan Sekdes dari PNS juga rawan muncul masalah. Pasalnya diprediksi kinerja Sekdes kurang optimal karena yang bersangkutan tidak berdomisili di desa bersangkutan.
“Atau bisa juga muncul penolakan dari warga karena menganggap figur Sekdes tidak cocok,” imbuhnya.

Dia menegaskan data desa yang tidak memilki Sekdes sudah dikirimkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rembang, untuk dijadikan dasar langkah langkah selanjutnya.
“Karena posisi Sekdes cukup penting dalam menggerakkan roda pemerintahan desa,” tandasnya..

Selama kusri Sekdes kosong, diketahui tugas administrasi dikerjakan oleh perangkat desa lain, karena pelayanan kepada masyarakat sangat penting, jangan sampai terganggu. Beberapa desa sebenarnya menginginkan adanya pengadaan CPNS untuk formasi Sekdes namun hal tersebut tidak bisa dipenuhi karena tidak ada perundangan yang mengaturnya.(hasan) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama