// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

DAK Rp 53 Milyar Belum Terserap, Akibat Perubahan dari Swakelola Menjadi Tender

BEKASI- Sangat disayangkan Alokasi Dana Khusus (DAK) sekitar Rp 53 Milyar yang merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat Tahun anggaran 2010  di Dinas Pendidikan Kab Bekasi diperkirakan bakal hangus apa bila dalam waktu dekat ini tidak segera turun surat keputusan (SK) bersama tiga Kementerian yang isinya dana lanjutan pekerjaannya sampai bulan april tahun 2011. Padahal banyak sarana prasarana pendidikan di Kab Bekasi yang rusak parah akibat dimakan usia, bahkan ada beberapa gedung sekolah yang nyaris roboh.

“Agar dana tersebut tidak hangus harus ada surat keputusan bersama dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendidikan Nasional,” demikian dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan Kab Bekasi, Rusdi M Biomed kepada Wartawan, Selasa (9/11). 
         
Lebih lanjut Rusdi mengatakan, tidak terserapnya DAK sebesar Rp 53 milyar dari Pemerintah Pusat tersebut pada tahun 2010 di Dinas Pendidikan Kab Bekasi, karena waktu yang sangat pendek dan terbatas, sehingga pekerjaan proyek fisik dikhawatirkan tidak dapat terselesaikan tepat waktu pada tahun ini. “Jadi lebih baik ya kita tunda dulu,” ujarnya.

Dia berharap  agar dana tersebut tidak hangus surat keputusan bersama tiga Kementerian itu segera turun, sehingga dana DAK tersebut dapat diserap untuk membangun perlengkapan perpustakaan  SD Negeri dan swasta maupun untuk tingkat SMP Negeri maupun swasta yang ada di Kab Bekasi.

Ditambahkan pula, DAK di Kab Bekasi itu sebenarnya sudah turun sejak bulan April 2010, namun akibat petunjuk pelaksananya (Juklak) berobah dari swakelola menjadi tender, jadi semua surat administrasi yang telah jadi harus diubah sehingga mempersempit waktu untuk penyerapan.

Dia mengemukakan, kalau surat keputusan bersama tiga Kementerian tersebut tidak segera terbit dalam waktu dekat ini maka dapat dipastikan DAK tersebut akan hangus dan dikembalikan lagi ke Pemerintah Pusat. “Dinas Pendidikan Kab Bekasi pada tahun anggaran 2011 yang akan datang juga akan mendapat DAK sebesar Rp 48 milyar untuk SD dan SMP,” ungkapnya. Yoto

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama