Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

KPH Kebonharjo Tanam Bibit Jati Stek Pucuk


REMBANG-Untuk meningkatkan produksi sumber daya hutan di wilayah kerjanya, Perum Perhutani KPH Kebonharjo dalam mengembangkan tanaman pohon jati inovasi baru karya mereka sendiri. KPH Kebonharjo mengembangkan bibit tanaman jati dengan sistim stek pucuk dan telah menunjukkan keberhasilan.

Adninistratur KKPH Kebonharjo Ir Sudarwanto saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini menerangkan, hasil nyata bisa dilihat di area petak 6c RPH Mangsen BKPH Ngandang seluas 5,3 hektar yang masuk dalam pangkuan LMDH Sumber Lestari. Sedikitnya tanaman jati perhutani plus stek pucuk yang ditanam tahun 2009, sekarang sudah mencapai ketinggian 7 meter. ”Sebagai pembanding, dengan jenis tanaman jati biasa yang tumbuh di petak 114, tinginya baru mencapai sekira 4 meter,” katanya dengan bangga.

Menurut Ir Sudarwanto, tujuan utama yang harus dicapai yakni out put keberhasilan tanaman. Sebelum menanam yang harus diperhatikan yakni acir, tanaman tepi/pagar,  pemilihan benih jati yang baik, pemupukan dan perawatan, dengan mengacu petunjuk yang ada. ”Bila itu selalu diperhatikan, keberhasilan tanaman tumbuh dan berkembang tak akan menemui kendala,” sebutnya.        

Ditambahkan, untuk meningkatkan sum,ber daya hutan di wilayah kerja KPH Kebon harjo, pihaknya selalu mengingatkan para pegawai tentang pentingnya 5 tugas pokok sukses yang telah dicanangkan. ”Yakni sukses tanaman, keamanan, produksi, pengelolaan hutan lestari dan kemitraan dengan masyarakat desa hutan melalui program pengelolaan hutan bersama masyarakat (PHBM),” imbuh Adm KPH Kebonharjo. (hasan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama