Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pemkab Rembang Siapkan Diorama Sejarah Kartini

Keterangan Foto:  Kepala Kantor Pustasip Rembang Edi Winarno

REMBANG (wartamerdeka) -Pemkab Rembang melalui Kantor perpustakaan dan Arsip (Pustasip) Kabupaten Rembang terus menggali sumber sejarah perjalanan Kabupaten Rembang. Untuk melengkapi data-data tersebut, Tim dari Pustasip dalam waktu dekat ini bekerja sama dengan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Rembang akan bertolak ke Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). 


Kepala Kantor Pustasip Rembang Edi Winarno di ruang kerjanya menerangkan, penggalian data ini penting dilakukan untuk mempersiapkan rencana pembuatan diorama di kawasan Museum Kartini, Kompleks Pendapa Kabupaten Rembang.

"Pasalnya di Kantor Arsip Nasional tersimpan data-data sejarah Rembang banyak tersimpan dalam film dokumenter dan buku tentang sejarah perjuangan Bangsa Indonesia," ungkapnya.

Ia menyebutkan, semua data pendukung ini penting untuk melengkapi pembuatan diorama yang rencananya akan dibangun 2011 mendatang.

"Selain menggambarkan sejarah awal berdirinya Kabupaten Rembang, diorama yang dibangun menyatu dengan kawasan museum Kartini ini, juga akan menggambarkan perjuangan RA Kartini dan temuan situs kapal Kuno Punjulharjo," terangnya.


Ia menambahkan, pemerintah pusat telah menyetujui anggaran bantuan pengembangan museum senilai Rp 5 milliar untuk museum Kartini dan Rp 2,7 milliar untuk pengembangan sejarah maritim situs kapal kuno Punjulharjo. Anggaran pembuatan diorama nantinya sepenuhnya menggunakan anggaran dari pusat (APBN). 

"Kami harap pendirian diorama ini makin memperkaya aspek keilmuan dan pendidikan ilmu sejarah, baik untuk para pelajar pada umumnya dan warga Rembang secara khusus," imbuhnya.(Hasan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama