Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polres Terus Memburu Pelaku Perampasan

Kapolres Rembang AKBP Kukuh Kalis Susilo 


REMBANG - Polres Rembang saat ini masih  terus melacak keberadan dua  pelaku   perampasan Emas seberat 3 kg milik Bahrin Warga  desa Meteseh RT 2 RW 3,Kecamatan Kaliori. Dengan kejadian  di desa wiroto kecamatan Kaliori,Rembang, Rabu lalu.Hal ini disampaikan, Kapolres Rembang AKBP Kukuh Kalis Susilo saat ditemui di Mapolres Rembang, kemarin.
 
Kukuh menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus melakukan penyidikan intensif terkait kasus ini.selain itu kata dia,Polres Rembang juga telah menerjunkan tim khusus untuk mengungkap kasus tersebut. Dia mengaku, telah menerjunkan Buser serta Reserse mobile (Resmob). ''Secepatnya akan kami buru pelaku serta mengungkap jeraingannya,dugaan semntara pelaku berasal dari luar rembang,''katanya.
               
Sejauh ini,  kata dia,Polres sudah mengantongi perkiraan salah satu pelaku perampasan.hanya saja kata dia,kami belum berani  menyebutkan identitas pelakunya,karena baru sebatas dugaan dan masih terus dikembangkan.
''Semoga dalam waktu dekat ini bisa segera terungkap ,karena kejadian bisa membuat resah masyarakt,''ujarnya.
Dengan peristiwa itu,  kata Kukuh, masyarakat diminta untuk lebih waspada dan jangan cerobah. Lebih-lebih, ketika membawa barang berharga bentuk apapun jangan segan untuk meminta bantuan aparat kepolisian untuk mengawal.
''Toh selama ini pengawalan digratiskan, kenapa ini tidak dimanfaatkan,''himbaunya.
 Dia menambahkan, dengan kejadian ini polres Rembang berencana  memantau sejumlah toko emas. Hal itu dimaksudkan  agar kejadian serupa tidak lagi terulang.(hasan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama