Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Menggunakan Tandu, Tim Ekspedisi NKRI Evakuasi Pasien


MERAUKE (wartamerdeka.net) - Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil-2/Mappi  membantu proses evakuasi warga di pelabuhan Obaa pada Kamis (24/8). 


Saat itu Tim Jelajah yang berada di pelabuhan melihat Adolfina Kimko (15thn) sedang terbaring lemah di tandu lipat. Dengan segera para prajurit TNI peserta Ekspedisi NKRI membantu mengangkat pasien kedalam pesawat MAV untuk di evakuasi ke rumah sakit di Merauke.

Sebelumnya pasien telah di rawat selama empat hari di rumah sakit Mappi. Namun alat kebutuhan medis tidak mendukung untuk pengobatan pasien. 

Demi penanganan lebih lanjut pasien pun harus segera di bawa ke rumah sakit pusat di Merauke.

Menurut Imelda selaku bidan yang menangani, "Pasien menderita penurunan kesadaran yang belum diketahui dengan pasti penyebabnya".

Warga kampung Emete ini nantinya akan di diagnosa dan ditangani dengan alat yang memadai pada rumah sakit pusat di Merauke, pungkasnya.

Pesawat MAV yang memiliki muatan delapan orang ini tiga hari dalam seminggu akan mendarat di pelabuhan Obaa. Pesawat ini akan membawa penumpang pasien yang akan di rawat ke rumah sakit daerah di Merauke. 

Diharapkan ke depannya para pasien dapat ditangani lebih cepat dengan alat yang lebih di distrik Obaa, sehingga tidak menunggu hingga pesawat datang untuk membawa pasien yang membutuhkan pertolongan.

Ekspedisi NKRI merupakan wujud sinergitas Kementerian/lembaga, TNI/Polri, Pemerintah Daerah, kalangan pendidik dari perguruan tinggi,  mahasiswa, para pencinta alam, organisasi kepemudaan, pramuka dan didukung masyarakat setempat untuk membangun Indonesia.

Materi yang akan dilaksanakan Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017 adalah serbuan teritorial atau pengabdian masyarakat, penelitian, dan penjelajahan.(ar) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama