Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Gagal Take Off Penumpang Air Asia Syok


BANGUI (wartamerdeka) - Pesawat Air Asia Boeing AK 899 jurusan Bangkok, Thailand - Kuala Lumpur, pukul 22.45 waktu setempat gagal take off saat lepas landas di Bangkok Don Mueang Airport, Selasa (31/10/2017).


Seorang penumpang asal Bangka Belitung, Indonesia bernama Rhena Lestari mengungkapkan, pesawat tergelincir hingga melewati landasan pacu. 

Menurutnya, sebelum terjadi insiden itu, dirinya dan penumpang lain mendengar suara yang tidak normal dari pesawat tersebut. "Suaranya seperti suara aki soak," ujarnya. 

Rhena mengungkapkan bahwa seluruh penumpang mengalami syok. "Bahkan beberapa penumpang mengalami pingsan, dan terserang penyakit asma, serta jantung. Kami sangat menyesalkan lambatnya pertolongan yang diberikan pihak maskapai. Kami menunggu 30 menit lebih baru datang ambulans," katanya dengan nada kesal. 

"Ada satu penumpang yang pingsan karena mengalami benturan saat pesawat melakukan pengereman mendadak. Saya tidak tahu seperti apa perkembangan kondisi orang yang pingsan tadi. Tapi sangat disayangkan pula pesawat tidak mengeluarkan oksigen secara otomatis sebagaimana seharusnya dalam keadaan darurat," ungkap wanita berparas cantik asal Babel ini. 

Lebih lanjut Rhena mengatakan hingga pukul 23.25, pihak keamanan pesawat masih melakukan evakuasi para penumpang, dan belum ada laporan adanya korban jiwa dari kejadian tersebut.

"Sampai sekarang (Sekitar pukul 23.26 Wib) belum semua di evakuasi, saya juga belum keluar. Ini kami masih menunggu bagaimana selanjutnya dari pihak maskapai," tutupnya. (Dar )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...