Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Nanti Malam, Bambu Bertabur Cahaya Akan Hiasi Tasyakuran Hari Jadi Kota Tasik



TASIKMALAYA (wartamerdeka) - Sejumlah bambu bertaburan cahaya di kawasan bale kota akan menyambut kegiatan tasyakuran hari jadi Kota Tasikmalaya yang direncanakan berlangsung nanti malam pukul 19.00 WIB, Rabu (18/10/2017).


Erwin selaku Event Organizer (EO) Urg Tsk mengatakan pihaknya sengaja menghadirkan ornamen bambu dengan dihiasi konsep festival cahaya. Bertujuan ingin mengangkat potensi bambu di Tasikmalaya.

Karena selama ini yang sering diangkat itu hanya potensi bordir, mendong dan payung saja. Sehingga potensi bambu itu sering di lupakan. Padahal banyak karya bambu Tasikmalaya  yang diambil orang lain.

“Äda sekitar 500 bambu yang dipasang  mulai dari ukiran dan ornamen lainnya. Bahkan ada juga lorong yang dibuat sebanyak 16 bambu berkaitan dengan hari jadi Kota Tasikmalaya yang ke-16,”ujarnya, Rabu (18/10/2017).

Menurut Erwin,  pembutannya itu menggunakan filosofi dengan menginjak usia 16 menuju ke 17 itu pertanda akan menempuh sebuah kedewasaan. Sehingga dengan usia tersebut semoga Kota Tasikmalaya akan lebih baik lagi.
“Bambu itu akan dihiasi dengan  sejumlah lampu yang bergelantungan. Ada sekitar 35 lampu gantung dan 1.500 motor stringlight. Supaya nanti cahayanya bisa nampak lebih indah,”tuturnya.

Kata Erwin, masyarakat bisa memanfaatkan ornamen bambu bertabur cahaya itu untuk berselfie. Rencananya ornamen itu hanya dipasang satu hari saja. Namun kalau ada permintaan bisa saja satu minggu.

“Kami menggunakan sejumlah bambu  dari daerah situ beet Mangkubumi. Mereka itu yang dulunya pernah membuat menara Eiffel dari bambu di daerah Singaparna. Sehingga waktu itu jadi fenomenal,”bebernya.

Ewin menambahkan,  selain pemasangan bambo dan sejumlah cahaya lagi. Pihaknya juga membuat panggung serta tenda. Mengingat akan ada kegiatan tasyakuran yang akan menghadirkan KH Ahmad Humaedi dari Sukabumi.

Bahkan guna memeriahkan kegiatan itu juga akan menghadirkan pentas seni dari Aswaja Harmoni. Selain juga akan ada jajanan gratis dengan melibatkan sepuluh pedagang dengan berbagai makanan dan minuman bagi para pengunjung. 

“Silahkan ini kegiatan terbuka bagi masyarakat untuk datang nanti malam ke sini. Karena acaranya sebagai bentuk syukuran hari jadi. Mudah-mudahan nanti malam itu cuacanya bisa mendukung,”pungkasnya.(Ariska)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama