Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pembangunan Mesjid di SMKN 4 Kota Tasikmalaya Terbengkalai

Drs Desnuari, Kepsek SMKN 4 kota Tasikmalaya (kiri)  dan bangunan masjid yang masih mangkrak 

TASIKMALAYA (wartamerdeka)  - Mesjid di SMKN 4 kota Tasikmalaya yang mempunyai murid seribu lebih, sampai kini terbelangkai pembangunannya.  Dari sejak penanaman batu pertama oleh Walikota awal 2016 sampai sekarang,  masih mangkrak.


"Tujuan pendidikan Nasional itu adalah menciptakan Insan yang beriman dan bertaqwa,berakhlak mulia, cerdas,memiliki llmu pengetahuan dan teknologi, sehat jasmani dan rohani, namun itukan memerlukan sarana
prasarana diantaranya tempat lbadah,tapi kan tidak ada dana bantuan secara khusus untuk sarana ibadah di pemerintah,makanya mari jadikan tanggung jawab kita semua sebagai umat muslim," ujar Drs Desnuari,kepsek SMKN 4 kota Tasikmalaya, kepada wartamerdeka, tadi pagi.

Drs  Desnuari lalu memaparkan alur dana pembangunan mesjid tersebut.
"Selama ini dana terhimpun dari infak para orang tua murid yang seadanya,dari tahun ketahun, kami belum pernah menerima bantuan dari pemerintah ataupun dari luar,sehingga pembangunan mesjid ini baru 40% tapi tetap kami pergunakan kegiatan solat berjamaah dzuhur dan akhir, " tambahnya.
Di lokasi pembangunan itu pihaknya dihampiri seorang tokoh masyarakat, beliau berkomentar dan mengimbau kepada pemerintah setempat, kelurahan dan kecamatan ataupun kepada pemerintah kota Tasikmalaya untuk ikut memperhatikan pembangunan mesjid ini, baik secara pribadi maupun instansi.
"Masa sebuah Sekolah yang beranak didik lebih dari seribu belum punya mesjid yang layak," tegasnya. ( Hel )

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama