# Kuba memulihkan aliran listrik setelah padam selama 29 jam di tengah blokade minyak AS setelah 10 juta penduduk diliputi kegelapan. # Pesawat Air Canada bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran di Bandara LaGuardia New York, Minggu malam, pilot dan kopilot tewas, dan melukai beberapa orang.

Wisata Menarik

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan lebih dari 1,2 juta orang telah mengungsi di seluruh Lebanon sejak awal Maret di tengah meningkatnya serangan Israel [Adri Salido/Getty Images]

Penyangga Tanah di Bantaran Sungai Cimanuk Desa Panyindangan Kulon Ambles



INDRAMAYU (wartamerdeka) - Penyangga tanah di bantaran sungai Cimanuk, persisnya di desa Panyindangan Kulon, ambles, belum lama ini. Hal ini membuat masyarakat merasa khawatir. Jika penyanggah tanah tidak segera diperbaiki maka musibah banjir dan longsor akan menghantui mereka.


Kondisi dan pergerakan tanah sudah tidak stabil lagi, padahal belum juga satu tahun pemasangan pancang yang bertujuan untuk menguatkan tanah penyangga sungai itu dilakukan.

"Kini  kondisinya tanah malah ambles, " ujar Tabroni masyarakat desa Panyindangan Kulon yang sedang melihat kondisi amblesnya sungai Cimanuk.

Winanto, Aparat Desa Penyindangan Kulon mengatakan, sebagai perangkat desa tentunya dia merasa prihatin dengan  amblesnya tanah di bantaran sungai Cimanuk.

Dia berharap pihak Balai besar wilayah sungai Cimanuk-Cisanggarung tidak membiarkan  masalah tersebut. 

"Kami masyarakat desa Panyindangan Kulon sangat kecewa  kepada pihak pengelola aliran sungai ini, " kata Winanto.

Dia berharap jangan sampai ada kejadian banjir dan longsor  di desanya. Amblesnya tanah di bantaran kali tersebut, menurutnya adalah tanggung jawab pihak BBWS dan pelaksana Proyeknya.

Sementara itu pihak dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, belum ada tanggapan terkait amblesnya bantaran sungai di desa Panyindangan Kulon tersebut.(Eko)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama