Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wakapolresta Pekanbaru Sisir Jalanan, Temukan 3 Kg Ranjau Paku


PEKANBARU (wartamerdeka) - Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi P SIK didampingi Kasat Shabara Kompol Akmaludin beserta jajarannya melakukan penyisiran ranjau paku di sepanjang ruas Jalan Tuanku Tambusai dengan menggunakan mobil pembersih ranjau paku, Selasa  (26/12/2017).


Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH melalui Wakapolresta AKBP Edy Sumardi P SIK saat dikonfirmasi awak media menyebutkan penyisiran ranjau paku ini dilaksanakan sehubungan adanya laporan masyarakat tentang kendaraan mereka baik roda dua maupun roda empat sering terjadinya bocor di sepanjang Jalan Tuanku Tambusai tersebut.

"Giat Operasi ini digelar dalam rangka pengamanan Natal dan libur Tahun Baru 2017 yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Mari kita wujudkan Kamseltibcar lantas dan ciptakan suasana aman dan kondusif ,"terang Edy. 

Lebih lanjut Edy menambahkan bahwa ada sekitar kurang lebih  3 Kg paku ditemukan di sepanjang Jalan Tuanku Tambusai. Giat yang diawali dari ujung Jalan Tuanku Tambusai, tepatnya di Flay Over Gramedia hingga ujung Jalan menuju Jalan Soekarno Hatta.  

"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dengan melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum berangkat dan melaporkan kepada kepolisian terdekat jika mencurigai adanya hal-hal yang meresahkan warga,"tutup lulusan Akabri 1996 tersebut (Ary Okta Maulana)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama