Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Alumni Karang Tekok 97, Dapat Pembekalan Sekretaris MPO PP MPW DKI



JAKARTA (wartamerdeka) - Komando inti Mahatidana alumni Karang Tekok angkatan Tahun 1997, mendapat pembekalan tentang pemahaman dan kesadaran bela negara, di rumah MPW PP DKI Jaya, Jalan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada hari Minggu (7/1/2018) lalu.


Sekretaris MPO (Majelis pertimbangan organisasi), Bang Naswan Gunawan yang juga ketua bidang Hankamnas MPN Pemuda Pancasila mengatakan, para alumni hendaknya dapat membangun komunikasi yang baik, antar anggota alumni, dan juga dapat membuat forum komunikasi antar anggota alumni Karangtekok 1997.

Kesadaran dan pemahaman terhadap pentingnya pelaksanaan program bela negara, harus dipahami untuk dilaksanakan, jadi para alumni ini harus berbuat, minimal memberikan pengetahuannya kepada kader kader Pemuda Pancasila yang lainnya.

"Alumni Karang Tekok, kiranya dapat memberikan sumbangsih ilmu, serta pengetahuannya tentang arti bela negara kepada yuniornya agar lebih meningkatkan peran serta dalam kehidupan bermasyarakat, bangsa dan negara, "pungkasnya.

Sementara itu, Kaprah Basuki salah satu alumni mengatakan, pihaknya telah bentuk kepanitiaan untuk acara silaturahmi nasional.

"Namun kami masih menunggu restu dari Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, sedangkan para alumni yang berada diseluruh Indonesia sedang kami hubungi," ungkapnya. (Badar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama