Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Bangun Embung, Upaya Pemerintah Tingkatkan Pasokan Air di NTT


KUPANG (wartamerdeka) - Pemerintah terus berupaya mempercepat pembangunan dan pemerataan di sejumlah wilayah bagian timur Indonesia, salah satunya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 


Sebagaimana yang pernah disampaikan dalam rapat terbatas pada Februari 2017, 30 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) NTT berasal dari sektor pertanian dan perikanan. Hal itu menunjukkan bahwa kedua sektor tersebut merupakan kunci kesejahteraan rakyat NTT.

Oleh karenanya, melalui proyek strategis nasional, pemerintah membangun banyak embung di Provinsi NTT. Salah satu embung yang dibuat pemerintah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo di hari kedua kunjungan kerjanya ke Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT.

"Pemerintah telah membangun 74 embung di Kabupaten Rote Ndao," ujarnya saat meresmikan embung Saina, di Kabupaten Rote Ndao, NTT, pada Selasa, 9 Januari 2018.

Presiden Joko Widodo menyaksikan sendiri, betapa masyarakat NTT menyambut positif pembangunan banyak embung ini. Kini, di sekitar embung yang dibangun, banyak terhampar lahan-lahan pertanian baru yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat setempat.

"Kita melihat tadi di sekitar embung ini masyarakat menyambut dengan membuat sawah-sawah baru kemudian menanam jagung, di bawah tadi saya lihat padi-padi sudah mulai ditanam. Saya kira apa yang kita bangun ini disambut masyarakat dengan hal-hal yang produktif," ucapnya.

Produktivitas inilah yang nantinya diharapkan dapat ikut meningkatkan produksi beras dari NTT.

"Tadi Pak Bupati menyampaikan di sini sudah surplus, sudah diambil bulog. Ini yang kita harapkan, produksi beras di Kabupaten Rote Ndao yang terus meningkat," tuturnya.

Kepala Negara juga menyatakan bahwa kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat NTT ialah adanya pasokan air yang cukup. Untuk itulah pemerintah terus membangun embung-embung di NTT untuk menjaga pasokan air.

"Kalau air ada, urusan pertanian, kebun, dan keperluan air baku akan terselesaikan. Dengan 74 embung yang sudah ada ini kita harapkan produktivitas pertanian dan kebun akan meningkat," ujar Presiden.

Untuk diketahui, sampai dengan saat ini, pemerintah telah membangun sebanyak 1.100 embung di seluruh penjuru NTT. 

Bersamaan dengan pembangunan 74 embung yang dikhususkan di Kabupaten Rote Ndao, turut dibangun pula 24 embung lainnya di kawasan lain di NTT.

Adapun embung Saina yang berlokasi di Desa Oelolot, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao memiliki kapasitas tampung seluas 102.709 meter kubik. Embung tersebut diharapkan dapat melayani kebutuhan air baku dan peternakan bagi sekira 225 warga sekitar.(ar) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...