Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bunga, Bayi Memprihatinkan yang Kesulitan Bernafas Dapat Bantuan dari Dinsos DKI Jakarta



JAKARTA (wartamerdeka) - Kondisi memprihatinkan menimpa seorang bayi bernama Bunga yang menderita pneumonia laringomalasia trakeostomi. Yaitu infeksi pada paru-paru dikarenakan kelainan bawaan di daerah laring sehingga diperlukan prosedur bedah dengan membuat lubang di trakea.


Faktor ekonomi keluarga yang kurang mampu menyulitkannya dalam mendapat perawatan. Bunga dan kedua orang tuanya tinggal di balai RW 8 Kelurahan Malaka Sari Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka tinggal sementara di balai RW karena sudah tidak mampu membayar kontrakan.

Namun kabar kondisi Bunga yang memprihatinkan itu sampai kepada Tim Gubernur. Dengan adanya laporan, Bunga saat ini telah dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Senen, Jakarta Pusat.

"Bunga saat ini di RSCM yang dirawat sejak tanggal 25 Desember 2017 dan sudah mendapat antibiotik selama 11 hari. Namun suhu tubuh masih 40.2 derajat," ujar Sahitarini, Satuan Pelaksana Sosial Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur saat dihubungi,  Minggu (7/1/2018).



Selain mendapatkan perawatan di RSCM, keluarga Bunga juga mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial DKI Jakarta. Bantuan itu berupa perlengkapan bayi 2 paket, mi Instan 3 dus, minyak goreng 4 liter, daster 4 potong, kaos 4 potong, selimut 4 lembar, seragam Sekolah Dasar wanita 2 stel, tas sekolah 1 buah, dan matras 2 lembar.

Bantuan yang diberikan itu untuk meringankan kebutuhan orang tuanya yang saat ini tidak bekerja. Mereka juga telah mendapatkan bantuan pemerintah berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), KJP dan BPJS gratis.

Rini juga menyampaikan, sebelumnya Bunga telah ditangani oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kelurahan Malaka Sari sehingga Bunga mendapatkan perawatan di RSCM.

"Sampai saat ini Bunga sedang dirawat dan masih dicari penyebab infeksi lainnya. Kami mendoakan akan ia segera sembuh dan tumbuh kembang dengan baik," ungkap Rini.(ar) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama