Langsung ke konten utama

Pasar Minggu Tarumanagara Tasikmalaya Mampu Mendongkrak Ekonomi Masyarakat Kecil

Pasar Minggu Tarumanagara Tasikmalaya Mampu Mendongkrak Ekonomi Masyarakat Kecil


TASIKMALAYA(wartamerdeka)Kehadiran Pasar Minggu Tarumanagara yang berlokasi di Jalan Tarumanagara Kota Tasikmalaya ternyata   mampu mendongkrak perekonomian masyarakat kecil.

Pasar yang digelar setiap minggu pagi itu, kini telah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Bahkan setiap Ahad banyak warga yang berdatangan. Mereka tidak hanya berbelanja saja, namun juga  jalan-jalan, berolahraga ringan.
“Bagi para pelaku usaha kecil menengah itu sangat terbantu. Bahkan ada warga di sini yang biasanya berjualan di belakang, ikut datang ke sini, meski harus rela mendorong gerobaknya,”ujar Ketua Forum Warga Tarumanagara, Hendra, Minggu (28/1/2018).
Hendra mengaku keberadaan pasar itu baru seumur jagung. Selama ini baru digelar sebanyak tujuh kali. Namun eksistensinya telah memberikan efek domino bagi perkembangan perekonomian sejumlah pedagang kecil.
“Alhamdulilah kegiatan ini mendapat respon positif dari sejumlah pengunjung selama ini. Serta dukungan riil dari sejumlah warga berupa tanda tangan dari lima RT dan dua RW. Apalagi ini juga keinginan masyarakat, karena juga dilibatkan ikut berjualan,”terangnya.
Pria penjual lengko ayam itu mengatakan, adanya pasar itu secara otomatis telah mendorong perkembangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil. Tentunya itu sangat berdampak pada omzet penjualan pedagang selama ini.
Saat ini jumlah anggotanya itu ada sekitar 130 pedagang. Mereka terdiri dari pedagang fashion dan kuliner.yang lapak dagangnya itu dipisahkan. Kalau fashion itu di sebelah kanan dan kuliner di kiri.

“Bahkan guna menambah semarak di lokasi tersebut, panitia telah menyediakan untuk hiburan berupa musik elektone yang berada di sekretariat. Sehingga siapa saja yang berminat bersenandung bisa diiringi tampil secara gratis. Bagi yang penasaran silahkan datang dari pukul 07-11.30 WIB,”ajaknya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...