Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Pemuda Pancasila MPW DKI Jakarta, Targetkan Minimal 3 Juta KTA di 2018

JAKARTA (wartamerdeka) - Pemuda Pancasila yang telah berubah status dari organisasi Kepemudaan menjadi Organisasi Kemasyarakatan, menargetkan 3 Juta kartu tanda anggota (KTA), pada tahun 2018. 


"Sebuah Organisasi Kemasyarakatan adalah sebuah perkumpulan, atau Syarikat yang berorientasi kepada kepentingan anggota, dan masyarakat  dalam berbagai sendi kehidupan dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi kader Pemuda Pancasila  (PP), tentang Ideologi Pancasila dan UUD 1945, dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonsia (NKRI), " ujar Hariman  Siregar, ketua bidang organisasi dan keanggotaan (OKK), MPW PP DKI Jakarta,  Selasa (9/1/2018). 

Keputusan rapat kerja nasional (Rakernas), PP memutuskan untuk mendata ulang, dan merekrut anggota baru yang harus memiliki KTA, yang langsung teregistrasi secara nasional. 

"Sampe akhir tahun 2018, ditargetkan minimal berjumlah 3 juta anggota yang telah memilki KTA, "  ungkap Hariman Siregar. 

Untuk hal tersebut, ujarnya, Bidang OKK siap menjawab hasil Keputusan Rapat Kerja Nasional Pemuda Pancasila, yang telah memutuskan untuk mendata ulang dan mencari anggota baru yang semuanya harus memiliki KTA. 

Majelis Pimpinan Wilayah (MPW), Pemuda Pancasila DKI Jakarta, sudah seharus menjadi contoh, dan sebagai barometer dalam mendata anggota yang memilki KTA, sehingga program program pemberdayaan anggota, akan lebih mudah untuk melaksanakan program program sesuai dengan bidang bidang yang ada di kepengurusan MPW Pemuda Pancasila DKI Jakarta, periode 2017 - 2022.

"Insya Allah program KTA ini bisa berjalan dengan baik, serta program program bidang lainnya sesuai moto 'Sekali Layar Terkembang Surut Kita berpantang dan Yakin Usaha Sampai', "pungkasnya. (Badar)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...