TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Nobar Film 22 Menit The Movie, Polres Jakbar Berikan Imbauan Kamtibmas


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes pol Hengki Haryadi SIK MH bersama pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat beserta Kapolsek jajaran beserta masyarakat dan para awak media menggelar nonton bareng (Nobar) film "22 Menit The Movie" di Cinema XXI mal taman anggrek, selasa (24/7/2018) siang.

Tayangan film yang berdurasi 1 setengah jam ini yang diangkat dari kejadian teror bom Thamrin Jakarta mengkisahkan kejadian sebenarnya bagaimana proses para pelaku teroris melancarkan aksinya dan  petugas kepolisian dalam menangani kejadian tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes pol Hengki Haryadi SIK MH melalui Kapolsek Taman Sari AKBP Ruly Indra saat film akan ditayangkan mengingatkan masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Barat agar selalu terbuka serta tetap saling mengawasi aspek kehidupan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Karena tidak menutup kemungkinan pelaku teror ada di sekitar kita, namun tetap jangan lengah dan tetap waspada.


Ibu Hastuti salah satu penonton film 22 menit ini memberikan komentar: "selama ini hanya mendapat informasi dari berbagai media tentang kejadian teror bom."

"Namun setelah menyaksikan film 22 Menit The Movie, seolah melihat secara langsung gambaran kejadian yang sebenarnya ujarnya.

Menurutnya, aksi teroris adalah perbuatan keji yang tidak bisa ditolerir dan harus dilakukan pencegahan agar jangan sampai terjadi di wilayah kita.

"Mari kita sama-sama menjaga kesatuan. Kalau ada masyarakat yang mencurigakan maka silakan melapor kepada pihak berwenang, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan tambahnya.(ar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama