Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Danrem 052/Wkr : Perbedaan Dalam Suatu Kerukunan Akan Menghasilkan Keharmonisan Yang Indah


TANGERANG (wartamerdeka.info) - Danrem 052/Wkr, Kolonel Kav Agustinus Purboyo menghadiri misa di Gereja Khatolik St.Odelia, Jalan Citra Utama Timur, Citra Raya, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.
Dalam kesempatan Danrem melakukan  sosialisasi kebhinekaan  kepada 2.000 jemaat yang hadir.

Dengan tema 'Harmoni Dalam Kebhinekaan', Kolonel Kav Agustinus Purboyo mulai memberikan sosialisasi setelah misa pimpinan Romo Felix sekitar pukul 09.25.

Menurutnya, ini merupakan salah satu kegiatan silaturahmi dengan warga St Odelia. Ia pun merasa mendapat kehormatan dan ingin belajar dari Romo Felix yang dapat menyatukan umat beragama di Kabupaten Tangerang.

"Perbedaan satu sama lain yang dipadu padankan dalam suatu kerukunan akan menghasilkan keharmonisan yang indah," ujarnya, Minggu (19/8/2018).


Ia mencontohkan indahnya perbedaan pada pembukaan Asian Games malam tadi yang dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo. Bukan hanya berbeda suku, namun dalam Asian Games berbeda negara yang disatukan dan membuahkan hasil indah.

"Kita sangat menghargai toleransi sehingga terwujud kerukunan dan kedamaian. Bagaimana menerima perbedaan itu sebagai suatu bentuk kerukunan. Hal ini dilandasi Ideologi Pancasila," jelasnya.

Agustinus mengungkapkan, bahwa agama tidak sama dengan ideologi. Jangan sampai agama dijadikan alat politik untuk tujuan tertentu.

"Marilah kita rawat perbedaan ini menjadi satu kekuatan yang dapat memelihara keharmonisan dan kerukunan," ajaknya kepada para jemaat.

Sebagai Penanggung Jawab sosialisasi tersebut yakni Kasiter Korem 052/Wkr Letkol Inf Leo Sinaga. Serta dihadiri pula Dandim 0510/Trs Letkol Inf Yogi Muhamanto, Kapolsek Panongan AKP Trisno T Uji, Camat Panongan Prima Saras Puspa, Perwakilan FKUB Kabupaten Tangerang, Perwakilan Banser NU, GP Ansor & Ketua DKM Citra Raya. (Dar/Tra)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama