Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pemkot Jakbar Ingin Aktifkan Jam Belajar Masyarakat


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi ingin jam belajar masyarakat (JBM) diaktifkan disetiap permukiman di wilayahnya. Sehingga budaya belajar bagi anak-anak bisa kembali terbentuk.

"JBM dari jam 18.00 hingga 21.00 dapat mengembalikan budaya belajar, mengaji dan menggali potensi anak yang tergerus oleh zaman. Ini juga sebagai tanggung jawab terhadap masa depan bangsa," ujar Rustam, Rabu (8/8).

Sebelumnya, pada Selasa (7/8) malam, Rustam beserta jajaran meninjau langsung pelaksanaan JBM di permukiman RT 07/01, Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan. 

Dalam kunjungan tersebut, Rustam Effendi yang didampingi Camat Kembangan Agus Ramdhani menyematkan rompi kepada satgas JBM yang dibentuk oleh pengurus  RW 01 Kelurahan Kembangan Utara.

Ia pun menandatangani pakta integritas bersama tokoh masyarakat dan agama sebagai bentuk komitmen bersama dan dukungan pelaksanaan jam wajib belajar bagi anak usia sekolah. Serta membuka PKBM Paket A, B dan C yang diikuti sekitar 80 anak putus sekolah di RPTRA Kembangan. (Putra)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama