Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

TNI Turunkan Ahli Spine Tangani Korban Patah Tulang Leher


LOMBOK UTARA (wartamerdeka.info) -  TNI turunkan ahli spine yakni Kolonel Ckm A.J. Didi SpOT (K) Spine, Kolonel Ckm Edli Warman Sp.OT (K) Spine. dan dr. Drakel, Sp.OT.  Mereka melakukan pemeriksaan terhadap pasien bernama Sodok yang menderita patah tulang leher (fraktur cervical 2-3) dikarenakan tertimpa reruntuhan rumah pada saat gempa 7 SR di Dusun Lenek Desa Bentek Kec. Gangga, bertempat di Rumkitlap TNI, Kec. Tanjung, Lombok Utara, Sabtu (11/8/2018).

Hasil pemeriksaan Kolonel Ckm A.J. Didi SpOT (K) Spine mengatakan bahwa pasien harus segera diberikan tindakan medis lebih lanjut, karena cedera tersebut bisa berdampak terhadap kelumpuhan total. 

“Untuk kondisi pasien saat ini dalam keadaan normal. Tindakan medis lanjutan akan dilakukan di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Mataram yang memiliki alat khusus untuk operasi tulang belakang,” tuturnya.

Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) TNI yang dipimpin Danyonkes 2 Kostrad Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi, Sp.OT menyampaikan bahwa rencana evakuasi akan dilakukan esok hari. “Kita sudah menyiapkan semuanya untuk evakuasi, namun menyesuaikan dengan jadwal operasi yang ada di RSAD Mataram,” jelasnya.

Dua orang dokter Ahli Spine ini diturunkan langsung dari Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) guna membantu pasien patah tulang belakang yang merupakan korban gempa lombok. (Ar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama