Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Antisipasi Wabah Malaria dan Demam Berdarah, TNI Lakukan Fogging Tempat Pengungsian di Lombok


LOMBOK (wartamerdeka.info) - Untuk mengantipasi menyebarnya penyakit wabah malaria dan demam berdarah serta berbagai jenis penyakit lainnya menjelang datangnya musim hujan, Prajurit TNI melaksanakan fogging di sekitar tempat pengungsian warga yang terkena dampak gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang terjadi beberapa waktu lalu.

Satuan Kesehatan TNI dari Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) 09.04.02 Mataram yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Daerah Lombok Barat melaksanakan fogging disekitar pengungsian warga di Desa Balai Luwu, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (1/9/2018).

Wakil Komandan Denkesyah Mayor Ckm E. Safroni mengatakan bahwa kegiatan fogging akan dilaksanakan secara rutin untuk mengantisipasi wabah malaria dan demam berdarah serta menjaga kesehatan bagi 986 warga yang berada di tempat pengungsian.

“Kegiatan yang dilaksanakan hari ini melibatkan 19 personel gabungan dan mengerahkan empat alat fogging,” katanya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama