Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pastikan Pariwisata di Lombok Berjalan Normal, Mayjen TNI Madsuni Tinjau Gili Trawangan


LOMBOK (wartamerdeka.info) - Untuk memastikan jalannya roda ekonomi sektor wisata saat ini, masyarakat Lombok mulai perlahan bangkit kembali salah satunya sektor pariwisata yang ada di sekitar Pantai Senggigi dan Gili Trawangan.

Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Mayjen TNI Madsuni, S.E. meninjau tempat wisata Pantai Gili Trawangan di Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kamis (6/9/2018).

Menurut Mayjen TNI Madsuni, PantaiGili Trawangan termasuk salah satu destinasi lokasi wisata yang paling favorit di Lombok, terutama  bagi wisatawan manca negara. “Dari peninjauan tadi terlihat sudah mulai banyak turis berdatangan ke pulau tersebut pasca diguncang gempa,” ucapnya.


“Hal ini menunjukan bahwa salah satu indikator perekonomian masyarakat Lombok pelan-pelan sudah mulai bangkit, dan mudah-mudahan dengan banyaknya para wisatawanyang datang, Lombok cepat pulih kembali,”ungkapnya.

Sementara itu, Pak Aco (51) salah satu pengusaha di Gili Trawangan menjelaskan bahwa akibat gempa bumi yang menimpa wilayah Lombok beberapa waktu lalu, banyak penginapan yang tutup karena rusak. “Pelan-pelan bangunan yang rusak diperbaiki secara mandiri, agar para wisatawan bisa berkunjung kembali dengan nyaman,” ujarnya.

Menurut Pak Aco, sebenarnya dari  seminggu yang lalu kita sudah menerima tamu, namun jumlahnya tidak banyak, satu hari sekitar 20 orang.  “Usaha saya Hotel, Bar danLestoran sudah buka sejak tanggal 1 September yang lalu. Bersyukur saat ini sudah mulai banyak wisatawan berkunjung ke sini, sekarang bisa mencapai 100 orang lebih satu hari,” ungkapnya.(Ar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama