Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

CPX Nusa Bhakti Ausindo 2018 Ajang Berbagi Ilmu Tanggap Darurat Bencana


BOGOR (wartamerdeka.info)  -  Command Post Exercise (CPX) Nusa Bhakti Ausindo 2018 merupakan ajang latihan Satuan operasional tanggap darurat bencana yang harus terus dimutakhirkan sehingga operasional di lapangan menjadi lebih efektif.

Hal tersebut disampaikan oleh Brigjen TNI Ahmad Riad Staf Ahli Panglima TNI Bidang Kerjasama Internasional Wilayah Amerika dan Eropa, dalam sambutan sekaligus membuka secara resmi CPX Nusa Bhakti Ausindo 2018 di Pusdiklat BNPB Sentul, Bogor,  pada Senin (15/10/2018).

Brigjen TNI Ahmad Riad  mengatakan bahwa CPX Nusa Bhakti Ausindo menjadi ajang latihan yang strategis dan efisien dalam berbagi pengetahuan, pengalaman dan keahlian diantara para peserta yang berasal dari militer, terlebih Indonesia yang pada saat ini masih disibukkan dengan tanggap darurat bencana di Palu dan Donggala. 


Lebih lanjut ditekankan bahwa peran militer sangat dominan dalam hal tanggap darurat, militer selalu menjadi yang pertama hadir, yang pertama menyelamatkan dan yang pertama menolong korban bencana.

Pada kesempatan tersebut Brigjen TNI Ahmad Riad juga menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya atas kehadiran Atase Pertahanan (ATHAN) Australia untuk Indonesia Laksamana Pertama Robert Plath Australian Defence Force (ADF) dan seluruh staf dari ADF dan TNI. Kehadiran Laksamana Pertama Robert Plath menunjukkan kuatnya komitmen dan keinginan Australia dan Indonesia untuk terus memupuk dan menguatkan kerjasama dan persahabatan kedua negara dan kedua Angkatan Bersenjata khususnya.

CPX Nusa Bhakti Ausindo 2018 akan berlangsung selama lima hari dari tanggal 15 s.d. 19 Oktober 2018 diikuti oleh Delegasi dari ADF sebanyak 24 orang dan delegasi TNI 25 orang.(R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama