Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Delapan Jenazah di Reruntuhan Hotel Roa Roa Palu Dievakuasi Prajurit TNI


PALU (wartamerdeka.info) -  Memasuki hari ketujuh pencarian korban di reruntuhan Hotel Roa-Roa, Jl. Pattimura No. 72 Kota Palu, Sulawesi Tengah, Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti (WYC) Kodam XIV/Hasanuddin masih terus melakukan pencarian korban bencana gempa bumi di Kota Palu yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dengan bantuan beberapa alat berat, prajurit TNI bersama tim Basarnas dan relawan lainnya dikerahkan untuk menyingkirkan dan mengangkat puing-puing reruntuhan bangunan Hotel Roa Roa yang sudah ambruk untuk menemukan jenazah korban, termasuk kemungkinan masih ada korban yang selamat.

Prajurit Satgas Yonif Raider 700/WYC di bawah pimpinan Lettu Inf Sahang akhirnya menemukan dan berhasil mengangkat delapan jenazah, salah satu diantaranya mayat laki-laki Warga Negara Asing, Kamis (4/10/2018).

“Dari delapan jenazah yang ditemukan, empat berjenis kelamin laki-laki dan empat perempuan. Setelah diidentifikasi, salah satu diantara mayat laki-laki adalah Warga Negara Asing asal Korea,” ujarnya.


Sementara itu, di tempat pengungsian Desa Lolu, Jl. Lasoso, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, prajurit TNI dari Batalyon Zeni Tempur 8/Sakti Mandra Guna (Yonzipur 8/SMG) dipimpin oleh Kapten Czi Basor Hermawan menyerahkan bantuan bahan makanan berupa beras dan makanan cepat saji dari Ikatan Alumni STM Raha Angkatan 2002 kepada masyarakat yang menempati tenda-tenda penampungan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama