// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Peduli Korban Gempa Sulteng, Korem 071/Wk Dan Jajaran Kirim Bantuan Kemanusiaan


BANYUMAS (wartamerdeka.info)  - Beberapa waktu lalu tepatnya  tanggal 28 September 2018, bangsa Indonesia kembali berduka atas terjadinya musibah gempa dan tsunami yang terjadi di Donggala, Palu dan Mamuju Sulawesi Tengah.

Terkait bencana alam tersebut, Korem 071/Wk beserta satuan jajarannya mengirimkan bantuan berupa pakaian layak pakai, perlengkapan wanita dan bayi serta bahan makanan.

“Bantuan yang kami berikan ini, merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kami atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami di sana,” kata Kasiterrem 071/Wk Letkol Inf Sapto Broto, S.E., di Kantornya Makorem 071/Wk Jl. Gatot Subroto No. 1 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (5/10/2018).


“Saya mewakili Danrem 071/Wk  Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Tr (Han)  beserta seluruh keluarga besar Korem 071/Wk juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya musibah ini", ujarnya.

Ia juga berharap, agar masyarakat di sana senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian musibah yang terjadi.

“Dan tak kalah pentingnya, semoga proses rehabilitasinya dapat berjalan dengan cepat dan baik, sehingga saudara-saudara kita disana segera dapat beraktifitas kembali,” tutupnya.

Bantuan ini merupakan bantuan yang disalurkan dari satuan jajaran Korem 071/Wk dan juga dari Makorem itu sendiri berupa pakaian layak pakai, perlengkapan wanita dan bayi serta beberapa sembako untuk keperluan warga masyarakat terdampak gempa Sulteng.

Bantuan logistik itu sendiri diangkut menggunakan  truck truck dari Korem 071/ Wijaya Kusuma dan dari satuan jajaran Korem yang kemudian akan dikirim melalui Kodam IV/Diponegoro selanjutnya dibawa menggunakan pesawat Hercules menuju Palu dan Donggala.(AR)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama