Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Peringati Hari Batik, Ratusan Anggota Dharma Pertiwi Membatik Bersama


PEKALONGAN (wartamerdeka.info) -  Dalam rangka memperingati hari batik dan memeriahkan Hari Ulang Tahun TNI ke-73, ratusan anggota Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D, membatik bersama di Pendopo Bupati Pekalongan,  Selasa (2/10/2018).

Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D Ny. Anita Dhani Wardana saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan membatik bersama dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan total lebih dari lima ribu orang sekaligus memecahkan rekor Muri. Khusus untuk di Kabupaten Pekalongan ada sekitar 150 anggota yang mengikuti.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melestarikan batik sebagai salah satu kekayaan bangsa serta dapat mengenalkan batik ke seluruh penjuru dunia", katanya.


Menurutnya, kegiatan yang mengambil tema membatik merekatkan kebinekaan nusantara tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kembali kecintaan terhadap warisan budaya leluhur dan dapat merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan yang juga istri Bupati Pekalongan Ny. Munafah menjelaskan, momentum hari batik sudah selayaknya dijadikan sebagai semangat untuk kembali melestarikan batik, apalagi Kabupaten Pekalongan sebagai salah satu kabupaten penghasil batik di nusantara.

"Kabupaten Pekalongan sebagai kota pusat legenda batik sudah selayaknya menguri-uri budaya batik, karena menjadi salah satu kota penghasil batik di Indonesia. Kekayaan batik di nusantara sangat khas dan sarat makna filosofi dari masing-masing daerah", ujarnya.

Pihaknya berharap ke depan batik nasional dapat terus lestari, menjadi kebanggaan warga Indonesia dan dapat menjadi aset yang bisa terus dikenalkan diseluruh dunia.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama