Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Prajurit TNI Berikan Pendampingan Percepat Produksi Panel Untuk Risha di Lombok


LOMBOK (wartamerdeka.info) - Prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekontruksi NTB pasca gempa bumi, kegiatannya selain melaksanakan pembongkaran dan pembersihan rumah-rumah warga dan bangunan fasilitas umum yang masih tersisa saat ini melaksanakan pendampingan kepada aplikator yang bertanggung jawab pembuatan panel Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) untuk percepatan pembangunan kembali rumah warga yang rusak dan sudah dibersihkan.

Seperti yang dilaksanakan oleh Prajurit TNI dari Pasmar-2 Surabaya yang tergabung dalam Kogasgabpad NTB Sektor-1 melaksanakan pendampingan kerja terhadap aplikator di Desa Kekait-1 dan Desa Kekait Wadon, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Senin (29/10/2018).

Menurut Danki Satgas Marinir dari Pasmar-2 Surabaya Lettu Mar Ibrahim Prajurit yang diperbantukan sebagai pendamping aplikator dari Subsektor-1 sementara ada 2 depo, di tiap depo wilayah Kecamatan Gunungsari berjumlah 4 orang,

“Mereka bertugas melaksanakan pendampingan dengan tujuan memonitor percepatan pembuatan Risha yang diperuntukkan bagi warga untuk membangun rumahnya kembali,” ungkapnya.(R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama