Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Warga Tasik Ternyata Ada Yang Jadi Korban Tragedi Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610

Akhmad Endang Rokhmana (kiri) warga Tasikmalaya yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 
TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Dalam tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, ternyata ada juga warga Tasikmalaya yang jadi korban. Yakni Akhmad Endang Rokhmana (54 tahun), Kasubbag Kanwil Perpajakan Provinsi Bangka Belitung yang merupakan warga asal Cibeureum, Jota  Tasikmalaya.

Seperti diketahui,  pesawat lion air JT 610 dipastikan jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin 29/20 sekitar pukul 06.50 wib.

Pria berusia 54 tahun ini belum genap dua tahun beralih tugas ke Bangka Belitung. Demikian keterangan Tita Tiana sebagai anak pertama dari korban saat dikonfirmasi di rumah duka Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

"Ayah saya selalu pulang tiap bulan walau tidak tentu tanggalnya. Saya pertama tahu dari teleponnya Om, lalu selanjutnya melihat dari tv. Harapan saya semoga selamat, namun jika tidak juga, saya berharap jasad ayah saya bisa cepet ketemu," tambah anak korban yang sedang  hamil tua dengan nada sedih.
 Tita Tiana (kanan) anak Akhmad Endang Rokhmana 
Sementara istri korban bersama keluarga kini berangkat ke lokasi untuk pengecekan sambil membawa foto korban.
Tak hanya keluarga korban yang merasakan duka mendalam, namun tetangga sekitarpun  merasakan yang sama. Pasalnya bapak beranak dua dan baru satu cucu ini adalah sebagai orang yang santun, rendah hati dan murah senyum," kata beberapa orang tetangga mengungkapkan kepada Warta Merdeka,  hari ini. (H. Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama