Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Antisipasi Bencana Banjir, Tiga Pilar Jakbar Gelar Pasukan


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Dalam menghadapi musim hujan yang mengguyur kota Jakarta khususnya di wilayah Jakarta Barat, Tiga pilar Jakarta Barat menggelar apel siaga bencana banjir yang diadakan di Halaman Kantor Walikota Jakarta Barat, Selasa (06/11/2018).

Hadir pada gelar apel tersebut antaranya Walikota Jakarta Barat Drs. H Rustam Effendi MM, Dandim Jakarta Barat yang diwakili Danramil Tamansari Mayor Inf Rohani, Kapolres Metro Jakarta Barat yang diwakili Kapolsek Kembangan Kompol Egman Adnan SH, Kabag Pemerintahan Ahmad Riyadi, para Danramil dan Kapolsek jajaran Jakarta Barat, Kasat Pol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat, para Camat se Jakarta Barat, dan para Lurah se Jakarta Barat.

Kabag Pemerintahan Kota Jakarta Barat, Ahmad Riadi mengucapkan, dalam apel gelar pasukan siaga antisipasi banjir  ini, kita sudah menyiapkan peralatan dan logistik.

"Personil meliputi TNI, Polri dan Pol  PP, sedangkan untuk logistik yang kita siapkan perahu karet, mobil Pompa, dapur umum,Truk sampah, tenda, alat berat, dan alat Kesehatan," ucapnya.

Sementara, Walikota Jakarta Barat Drs H Rustam Effendi MM mengatakan, kegiatan apel siaga bencana banjir  ini juga  kita mengecek alat-alat dan  peronil serta logistik untuk siaga antisipasi banjir mengingat sekarang  sudah musim penghujan.

"Kita tidak bisa memprediksi kejadian alam, yang kita perlukan adalah Kesiap siagaan apabila terjadi bencana,"ujar Rustam.

Rustam menambahkan, pada saat bencana apa yang akan kita lakukan dan apa yang kita lakukan setelah bencana itulah kesiap siagaan Personel dan  logistik. Apabila terjadi banjir apa yang kita lakukan dan apa penyebab banjir tersebut itu yang kita cari tau agar tidak terjadi banjir lagi

"Salah satunya adalah cek semua tanggul-tanggul agar tidak terjadi longsor," tambahnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama